Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAYORITAS partai politik yang mendaftarkan kadernya untuk bakal calon legislatif (bacaleg) pada tahapan perbaikan berkas ternyata hingga kemarin atau sehari menjelang penutupan perbaikan persyaratan administrasi hari ini banyak yang belum siap.
Hal itu terungkap dari laporan KPUD di beberapa daerah. "Ya, sampai sekarang masih banyak parpol atau bacaleg yang belum mengembalikan persyaratan administrasinya ke KPUD Kota Tangerang," kata Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim, di Kantor KPUD Kota Tangerang, kemarin.
Agus mengatakan, pengembalian persyaratan administrasi, seperti, ijazah, KTP, dan surat keterangan kesehatan harus segera dilakukan sebelum penutupan verifikasi hari ini, pukul 24.00 WIB. Bila tidak, bacaleg tidak akan masuk ke dalam daftar calon sementara (DCS). "Kalau namanya tidak masuk ke DCS, tentu pencalegan kader itu dianggap gagal. Ini harus diantisipasi oleh partai politik/bacaleg," kata Agus.
Masih sepinya parpol atau bacaleg yang belum menyerahkan persyaratan pendaftaran juga dijumpai di KPU Bangka Belitung. Ketua KPU Provinsi Babel, Davitri, mengatakan jumlah bacaleg provinsi yang mendaftar sebelumnya sebanyak 586 orang. Setelah diverifikasi ada sekitar 293 bacaleg dokumennya belum memenuhi syarat.
"Semua dokumen kekurangan harus diperbaiki, batas akhir perbaikan Selasa (hari ini). Jika tidak diperbaiki, maka bacaleg tidak bisa melanjutkan pencalonan," kata Davitri.
Hal senada dikemukakan Komisioner KPU Banyumas, Ikhda Aniroh, pihaknya hingga kemarin masih kedatangan tamu parpol untuk berkonsultasi terkait dengan perbaikan berkas persyaratan bacaleg. Sementara itu, KPU Sulawesi Selatan hingga kemarin juga belum menerima perbaikan berkas dari 884 bacaleg yang belum memenuhi syarat.
Dinasti politik
Kursi dewan sepertinya masih menjadi magnet bagi mantan pejabat di daerah dan keluarganya. Dari catatan KPU Nusa Tenggara Timur, sedikitnya 22 bacaleg merupakan anggota keluarga mantan pejabat. Bacaleg itu terdiri atas suami, istri, anak, kakak, dan adik, berebut kursi DPD, DPR RI, DPRD I, DPRD Kota Kupang, DPRD Kabupaten Ende, dan Kabupaten Timor Tengah Utara.
Bacaleg yang mendaftar di antaranya mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya sebagai bacaleg DPR RI. Istrinya Lusia Adinda Dua Nurak calon anggota DPD, dan adiknya Kamulis G Tokan bertarung di DPRD Kota Kupang. Ketua DPD Parindo NTT Jonathan Nubatonis dan istrinya Carolina Nubatonis-Kondo sama-sama maju jadi bacaleg DPR RI, dan anak mereka Rony Nubatonis maju calon DPD.
Pengamat politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Mikhael Rajamuda Bataona menilai, fenomena anggota keluarga dan saudara ramai-ramai maju di Pileg 2019 sebagai refleksi masih kuatnya dinasti politik di daerah. (PO/RF/LD/BB/LN/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved