Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, menunggu koleksi teranyar Museum Mpu Purwa dari situs patirtaan atau belahan yang terletak di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru. "Terakhir kita dapat patirtaan di Merjosari, sudah ditelusuri bersama Komunitas Jejak Jelajah Malang," jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkot Malang Ida Ayu Made Wahyuni beberapa saat lalu.
Pihaknya sudah melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan dan Balai Arkeologi Yogyakarta yang memiliki fasilitas ekskavasi. Namun, hingga saat ini belum dilakukan aktivitas ekskavasi. Selama proses menunggu eks-kavasi, kondisi situs sekarang dirawat warga. Meski demikian, benda-benda purbakala masih terlihat berserakan dan tidak teratur lokasinya. "Di tempat itu ada lingga, yoni, dan batu-batu lainnya berserakan. Belum dibawa ke museum, tapi kami sudah melapor ke BPCB Trowulan dan Balai Arkeologi Yogyakarya," katanya.
Penolakan
Setelah situs itu diekskavasi, benda cagar budaya ini bisa segera menjadi koleksi baru museum. Sebelumnya Museum Mpu Purwa mendapat koleksi arca Dewa Singha Stambha. Proses ekskavasi arca yang ditemukan di kawasan perumahan Merjosari, Kota Malang, tiga tahun lalu itu cukup rumit. Warga Mertojoyo, Kelurahan Merjosari, sempat menolak. Tapi, setelah warga mendapat penjelasan, akhirnya arca seberat sekitar satu ton berkepala singa itu berhasil dipindahkan ke museum. Benda purbakala peninggalan Kerajaan Kanjuruhan tersebut berangka tahun 941 Saka atau 1019 Masehi. "Semula masyarakat mempertahankan arca, setelah kita buat replika akhirnya mereka bisa menerima," ujarnya.
Sejauh ini, lanjutnya, Museum Mpu Purwa memiliki koleksi sebanyak 136 benda purbakala yang kebanyakan arca. Sebanyak 58 benda dipajang untuk keperluan edukasi dan wisata, selebihnya disimpan di ruang penyimpanan. "Semua koleksi sudah Registrasi Nasional." Menilik ke belakang, pada abad ke-8 Malang pernah menjadi pusat Kerajaan Kanjuruhan, yang merupakan kerajaan pertama di Jawa Timur. Abad selanjutnya Malang menjadi daerah bawahan dari Kerajaan Mataram Kuno yang telah pindah ke Jawa Timur. Abad ke-13 Malang kembali tampil dalam kancah sejarah Jawa, yakni menjadi ibu kota Kerajaan Tumapel. Kerajaan Sengguruh ialah Kerajaan Hindu terakhir di Jawa. Kerajaan Sengguruh berada di kawasan selatan Kota Malang (sekarang di daerah Kepanjen). Adanya kerajaan-kerajaan tersebut, menjadikan daerah Malang banyak ditemukan peninggalan purbakala berupa arca, prasasti, maupun candi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved