Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial bergerak cepat. Sebanyak 60 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikirim ke Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, wilayah yang paling parah terkena dampak gempa bumi 6,4 pada SR, Minggu (29/7)
"Mereka merupakan Tim Layanan Dukungan Psikososial yang juga bertugas menyalurkan berbagai bantuan logistik. Bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi," ungkap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial, Harry Hikmat, di Jakarta, kemarin.
Bantuan logistik yang dikirim berupa matras, tenda, perlengkapan anak, kebutuhan manula, dan makanan siap saji. Di lokasi bencana terparah, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, warga Kampung Siaga Bencana Desa Darakunci dan Tagana langsung bekerja melakukan evakuasi korban.
"Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Kami pastikan untuk penanganan gempa di NTB, layanan dasar korban terdampak sudah dilakukan," lanjut Harry.
Sesuai dengan kebijakan Kementerian Sosial, korban meninggal dalam bencana ini akan mendapat santunan Rp15 juta per orang, yang diserahkan kepada ahli waris, sementara korban luka mendapat bantuan biaya pengobatan Rp2,5 juta. "Penyerahan akan dilakukan setelah seluruh data masuk," tandas Harry.
Sampai malam tadi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan gempa yang melanda Pulau Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, serta Bali, itu, menyebabkan 14 warga tewas, 162 warga luka-luka, dan ribuan rumah rusak. Dampak terparah ada di Lombok Timur, dengan jumlah korban meninggal 10 orang.
"Empat warga lainnya meninggal di Kabupaten Lombok Utara. Kerusakan rumah dilaporkan juga terjadi di Lombok Barat, Sumbawa Barat, dan Kota Mataram," ungkap juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Bencana di NTB itu juga langsung disambut dengan tindakan empati dari daerah lain. Dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, PMI sudah menyiapkan anggota untuk berangkat ke lokasi bencana.
"Sejumlah relawan sudah siap diberangkatkan. Kami akan membantu korban di NTB dengan sekuat kemampuan," ujar Humas PMI Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana.
Karangasem terdampak
Selain menimbulkan bencana di NTB, gempa akibat aktivitas sesar naik Flores itu membuat sejumlah bangunan di Karangasem, Bali, roboh. "Bangunan meru di Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang, roboh. Di Kecamatan Karangasem, atap bangunan kantor Pengadilan Agama di Amlapura juga jatuh," ungkap Kepala BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa.
Kerusakan, lanjutnya, juga terjadi di SMPN 4 Bebandem, Karangasem. "Pintu gerbang sekolah patah dan roboh."
Kondisi berbeda terjadi di Nusa Tenggara Timur. Kepala BPBD Tini Thadeus memastikan tidak ada kerusakan bangunan ataupun korban jiwa akibat gempa tektonik di Laut Flores itu. "Sampai saat ini kondisi NTT aman. Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa."
Namun, BPBD tetap mengimbau warga selalu waspada dan tidak panik dengan isu gempa. Gempa yang terjadi di Laut Flores itu ialah jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam Lempeng Eurasia.
Stasiun Klimatologi Waingapu, Sumba Timur, menyatakan gempa di Laut Flores dirasakan di Sumba Timur dalam skala intensitas III MMI. (Ind/RS/PO/BB/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved