Menhan Apresiasi Pertemuan Ulama Internasional di NTB

Ferdian Ananda Majni
28/7/2018 19:45
Menhan Apresiasi Pertemuan Ulama Internasional di NTB
(MI/PANCA SYURKANI)

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan forum disksusi pertemuan para ulama untuk memberikan penguatan betapa pentingnya moderasi Islam dalam perpekstif ahlusunnah wal jamaah.

Di tengah upaya seluruh komponem bangsa untuk membangun kesadaran dan cara berpikir umat Islam yang utuh dan nyata dalam menyikapi keberagaman.

"Yang dikaruniai oleh Allah SWT sebagai suatu kekuatan yang indah. Cara berpikirnya yang benar itu cara berpikir Islam yang berlandaskan kepada Alquran dan hadis. Indonesia negara dengan keanekaragaman budaya, agama suku, bahasa yang dimilikinya mentahbiskan dirinya sebagai salah satu bangsa yang memiliki masyarakat multikultural," kata Ryamizard di Islami Centre Hubbul Wathan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (28/7).

Namun, di saat bersamaan, realitas pluraritas dapat menjadi tantangan besar jika tidak disikapi dengan bijak dan arif. Bahkan juga dapat menjadi ancaman perpecahan dan perseteruan yang dapat mengoyak keamanan nasional.

"Sebagaimana dalam keberagaman di nusanatara yang dapat terjadi gesekan antara kelompok dengan kelompok lain yang mana disebabkan oleh pemahaman keagamaan dan paradigma berpikir," sebutnya

Rukun Islam dan rukun iman merupakan pilar penting dalam agama Islam yang harus dimiliki dan diamalkan sebagai seorang muslim. Kata Menhan, ibarat membangun rumah jika fondasinya kurang, otomatis ketika terjadi gempa maka roboh, begitu pula apabila kepribadian seseorang tidak diperkuat dengan rukun iman dan rukun Islam. Apabila terjadi goncangan atau cobaan hidup, pastilah goyang juga.

"Islam adalah agama yang lengkap dan komprehensif. Intinya dari ajaran agama kita, telah dalam rukun Islam dan rukun Iman. Sebagai seorang Islam maka kita harus berpedoman kepada Alquran dan hadis karena Alquran dan hadis merupakan sumber hukum. Sumber hukum yang paling mendasarkan agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Hadirnya Islam di muka bumi salah satunya ialah untuk memanusiakan manusia, Islam hadir untuk melindungu menjaga, memelihara harkat dejarat martabat manusia di bumi ini.

Kata Ryamizard, Islam sebagai agama rahamatan lilalamin yang lengkap dan komprehensif. Oleh karena itu tidak sepatutnya, orang yang beragama selalu menyalahkan agama yang lain.

"Membuat klaim kebenaran sekaligus memaksakan kehendak kepada orang lain untuk memeluk agama yang dianutnya, selayaknya dan sepantasnya bila kebebasan itu digunakan dengan sepenuhnya yang terpenting manusia tahu dan sadara akan tujuan hidupnya dI dunia ini," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya