Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Yayasan Generasi Indonesia Emas (YGIE) Aryo Maulana menyebut bahwa narkoba sangat berbahaya bagi generasi muda. Itu sebabnya pihaknya sangat mendukung sikap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten Brigjen Pol Nurochman yang menyatakan akan terus memerangi narkoba di wilayah tersebut.
Pernyataan Aryo itu terkait ditemukan pabrik narkoba di Tangerang, Anyer, serta pabrik pil PCC di Rangkasbitung.
"Saya pikir Banten sudah rawan narkoba. Jadi kita semua harus bahu-membahu memerangi narkoba. Sebab jika tidak, Banten 10 tahun ke depan akan hancur pemudanya," kata Nurochman.
Menurut Aryo, selaku pengiat antinarkoba bahwa wilayah Banten terutama pantai pesisir dinilai sangat rawan dan dijadikan tempat untuk transaksi narkoba internasional. Transaksi narkoba di tengah laut merupakan strategi baru para pelaku bisnis narkoba.
"Peredaran narkoba di Provinsi Banten dari tahun ke tahun meningkat karena lokasinya sangat strategis dan terdapat pantai pesisir yang luas. Pantai pesisir Banten rawan dijadikan jalur penyelundupan narkoba jaringan internasional untuk masuk ke Pulau Jawa. Alasannya, pengamanan petugas patroli laut tidak begitu ketat di kawasan ini," ujar Aryo kepada wartawan, Jumat (27/7) malam.
Aryo mengingatkan bahwa narkoba akan merusak generasi bangsa. Para pecandu narkoba biasanya tidak mengenal waktu dalam mengonsumsi narkoba yang harganya hingga jutaan rupiah.
"Pecandu narkoba akan lupa ke tempat kerja, lupa ke sekolah, dan rela mengeluarkan uang besar untuk menggunakan narkoba. Di lain sisi, bahaya narkoba memiliki efek multiplikatif berupa tindak kejahatan ikutan, antara lain pembunuhan, penculikan, pemerasan, penyelundupan, KDRT, pencucian uang, kecelakaan, dan lain sebagainya," jelasnya.
Pencipta aplikasi Rehab Plus Apps itu sangat mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah tetapi pembangunan tersebut harus seiring dengan generasi masa depan yang bersih tanpa narkoba.
"Beratnya tantangan pembangunan oleh pemerintah daerah di berbagai bidang, sebut saja ekonomi, sosial, dan budaya, maka kemampuan generasi muda mutlak dibutuhkan. Sehingga apabila kaum muda tidak mendapatkan stimulus secara profesional akan mudah terjerumus dalam lingkaran dunia narkoba untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," katanya.
Jika pemerintah daerah kurang komitmen dan bersungguh-sungguh dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), ia khawatir akan terjadi lost generation.
"Benar apa yang di katakan Kepala BNNP Banten, apabila pemerintah daerah tidak komitmen dalam penangan P4GN, maka 10 tahun akan hanya pemuda Banten," pungkasnya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved