Gelombang Tinggi Masih Melanda Perairan NTT

Palce Amalo
28/7/2018 15:24
Gelombang Tinggi Masih Melanda Perairan NTT
(ANTARA/ AHMAD SUBAIDI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (28/7) melaporkan potensi gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 3,5 meter masih melanda perairan daerah itu. BMKG memperkirakan gelombang tinggi masih berlangsung sampai Senin (30/7) mendatang.  Kecepatan angin diperkirakan berkisar 10-20 knot per jam.

"Masih sama seperti sebelumnya, Gelombang tinggi terjadi akibat swell atau rambatan gelombang yang terjadi di daerah lain. Gelombang tinggi akan berkurang menjadi tiga meter pada 31 Juli," kata Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang Putu Nonik.

Saat ini, perairan yang perlu diwaspadai karena gelombang tinggi ialah Selat Ombai, Selat Sape, perairan selatan Kupang sampai Pulau Rote, Laut Timor selatan NTT, Laut Sawu, Selat Sumba, dan perairan selatan Pulau Sumba.

PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang masih memberlakukan buka tutup pelayaran menyusul cuaca buruk di perairan. Hari ini, ASDP kembali membuka pelayaran rute Kupang-Sabu yang sebelumnya tutup sementara lantaran tinggi gelombang mencapai 3,5 meter.  Begitu pula rute pelayaran lainnya seperti Kupang-Aimere.

Untuk pelayaran Kupang-Rote yang sering tutup karena cuaca buruk, masih beroperasi normal. Rute ini dilayari dua armada yakni Kapal Motor Ile Labalekan dan Ile Mandiri. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya