Polisi kembali Sita Rumah Mewah Bos ABU Tours

(LN/N-1)
27/7/2018 01:45
Polisi kembali Sita Rumah Mewah Bos ABU Tours
(MI/Lina Herlina )

PENYIDIK Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali menyita aset perusahaan travel umrah PT Amanah Bersama Umat (ABU Tours), Rabu (25/7) malam. Polisi menyita rumah mewah milik Direktur Utama perusahaan Hamzah Mamba di perumahan Citraland, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Nila rumah itu Rp1,6 miliar lebih.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, mengatakan, rumah itu jadi barang bukti atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang jemaah umrah ABU Tours. “Aset ABU Tours berupa rumah disita polda dalam bentuk cek dari pihak Citraland sehingga rumahnya tetap menjadi milik Citraland,” kata Dicky Sondani.

Dicky menambahkan, Hamzah Mamba membeli rumah di Citraland sebelum tersandung kasus penelantaran jemaah umrah ABU Tours. Rumah disita karena diduga dibeli dengan uang hasil kejahatan. “Penyidik masih menyelidiki aset-aset ABU Tours yang diduga masih tersebar di Makassar,” tambah Dicky.

Kanit 1 Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Komisaris Ahmad Mariadi Ahmad, menambahkan, polisi masih menelusuri aset-aset ABU Tours yang berasal dari uang puluhan ribu jemaah umrah yang batal diberangkatkan ke Tanah Suci. “Baik di dalam negeri maupun di luar negeri, kami masih telusuri dan  kita sudah kerja sama dengan PPATK,” ucapnya.

Dari pengakuan Hamzah Mamba, dia tidak mempunyai aset di luar negeri, cuma anaknya yang bersekolah di Singapura dan mengontrak rumah di sana. Kasus ABU Tours segera bergulir di persidangan setelah Hamzah Mamba ditahan dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Makassar.

 Selain Hamzah Mamba, penyidik Polda Sulsel masih melengkapi berkas pemeriksaan tiga tersangka lain, yakni istri Hamzah Nursyahriah Mansyur, Komisaris ABU Tours Chaeruddin alias Heru, dan mantan Direktur Keuangan, Muhammad Kasim.

Polisi telah menyita berbagai aset ABU Tours antara lain 33 aset benda tak bergerak, seperti tanah dan bangunan, 36 kendaraan bermotor, alat elektronik, alat usaha, dan uang tunai. Totalnya lebih Rp200 miliar. Diperkirakan, uang setoran jemaah bernilai Rp1,4 triliun. (LN/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya