Tiga Kecamatan di Tegal Kesulitan Air Bersih

Supardji Rasban
26/7/2018 13:55
Tiga Kecamatan di Tegal Kesulitan Air Bersih
(MI/Supardji Rasban)

TIGA kecamatan di wilayah Pantura Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendapat bantuan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Keseluruhan bantuan air bersih yang sudah didistribusikan sebanyak 84.000 liter. Ketiga kecamatan tersebut yakni Waureja, Suradadi, dan Kecacamatan Jatinegara.

Bantuan tersebut didistribusikan dalam sepekan terakhir, menggunakan mobil tangki dengan kapasitas 6.000 liter. Total sudah 14 trip pendistribusian dalam kurun waktu itu.

"Bantuan didistribusikan ke desa-desa yang membutuhkan dalam dua trip karena kapasitas tangki hanya 6.000 liter," ujar Staf Humas PMI Kabupaten Tegal, Muhamad Ilman Arifiana, Kamis (26/7).

Ilman menyebut, desa yang sudah mendapat bantuan air bersih sebanyak lima desa. Kelima desa itu berada di Kecamatan Warureja dan Suradadi. Untuk di wilayah Kecamatan Warureja meliputi Desa Kedungkelor, Banjaragung, Banjarturi, dan Rangimulya.

Sedangkan di Kecamatan Suradadi baru satu desa yakni Purwahamba. Selain dua kecamatan itu, ada beberapa kecamatan lainnya yang juga mengajukan permintaan bantuan air bersih. Antara lain, Kecamatan Jatinegara dan Kramat.

Sejak beberapa hari terakhir, ribuan kepala keluarga (KK) di dua kecamatan tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, memasak, dan minum. Karena itu, pendistribusian bantuan air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau ini.

"Air bersih juga kami drop ke Desa Penyalahan, Kecamatan Jatinegara, sebanyak dua trip (12.000 liter), karena di sana juga sudah meminta bantuan air bersih," ujarnya.

Ilman menyampaikan, PMI juga bersinergi dengan sejumlah pihak dalam pendistribusian bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan.
"Untuk distribusi selanjutnya PMI akan bersinergi dengan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), SLKT (Sisi Lain Kabupaten Tegal), Komunitas Feroza Taft X-Kalong, dan juga BKK Slawi," jelasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya