KAA Diharapkan Pacu Ekspor Produksi Perkebunan Jawa Barat

EM/SB
29/4/2015 00:00
KAA Diharapkan Pacu Ekspor Produksi Perkebunan Jawa Barat
KAA Bandung(ANTARA)

KONFERENSI Asia Afrika (KAA) yang membentuk Asian African Business Council (AABC) diharapkan bisa menggenjot ekspor produksi perkebunan yang saat ini hanya sebatas teh dan kopi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Agung Suryamal mengatakan optimistis ekspor produksi perkebunan dari beberapa wilayah di Jabar akan meningkat secara signifikan untuk dipasarkan di negara-negara Asia Afrika.

Dikatakan, terbentuknya AABC merupakan langkah positif, dan harus diapresiasi, sehingga secara langsung akan mendorong perekonomian di negara-negara Asia dan Afrika. Di samping  untuk membangun sinergi antarnegara Asia dan Afrika, yang berdampak pada peningkatan penjualan.

Agung mengungkapkan saat ini untuk ekspor hasil perkebunan asal Jabar hanya berupa teh dan kopi yang jumlahnya masih dibilang sedikit. "Kami akui,  ekspor hasil perkebunan asal Jabar itu masih kurang. Tidak seperti buyers yang membeli produk olahan tekstil, garmen, manufaktur, dan alas kaki," ujarnya.

Selain itu, Agung pun mengharapkan nantinya dibutuhkan lembaga perbankan koresponden terkait ekspor impor. Selama ini, untuk layanan perbankan itu melalui bank-bank di negara tujuan.

Seperti diketahui, dalam pembentukan AABC itu terdapat sejumlah poin penting. Di antaranya, memperkuat hubungan kerja sama perdagangan dan industri di antara negara-negara Asia dan Afrika.

Kamar dagang di Asia dan Afrika ini akan mendorong pemerintah menghilangkan hambatan dagang, bisnis, antara Asia dan Afrika. Poin selanjutnya berkaitan dengan promosi bersama konektivitas dan infrastruktur yang menjadi kendala perdagangan Asia-Afrika. Berikutnya berhubungan dengan pengembangan usaha kecil dan menengah.

Berbagai pihak mengharapkan AABC ini akan memperkuat hubungan negara di kawasan Asia-Afrika untuk membangun kesejahteraan bersama. (Q-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya