Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Garut tetap akan melakukan proses hukum terhadap HK, 12, siswa SDN Cikadang 1, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia diduga membunuh teman sekelasnya. Pelaku diduga telah merencanakan pembunuhan tersebut.
"Kami tetap memproses secara hukum sesuai dengan ketentuan. Sebab yang bersangkutan telah merencanakan perbuatan tersebut. Saat ini HK masih dalam pengawasan Balai Pemasyarakatan dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak," kata Kapolres Garut, AKB Budi Satria Wiguna, rabu (25/7)
Perkelahian antara HK dan FN,12, terjadi Jumat (20/7) mengakibatkan tewasnya FN akibat terkena tusukan gunting pada punggung. Kapolres menambahkan hingga saat ini keluarga korban belum melapor ke polisi. "Demikian juga orangtua pelaku tidak mendampingi," ujarnya.
Namun, polisi tetap pro-aktif untuk mengundang kedua orangtua anak agar masalah yang sedang dihadapi HK, bisa segera dituntaskan.
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Susanto, menyayangkan kasus perkelahian anak yang menyebabkan salah satunya tewas. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Semuanya akan digali mulai dari informasi masyarakat, para guru kelas, teman sekolah, hingga keluarga," kata Susanto.
Dia menambahkan dalam proses hukum yang akan dijalani HK, tetap diperlukan pendampingan, pengawasan, dan pemulihan. "Kami akan mengawasi proses itu sampai tuntas," tambahnya.
Pada kesempatan berbeda, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menyatakan keprihatinan terhadap kasus perkelahian anak di Garut. Menurutnya, kejadian yang dialami dua anak tersebut menunjukkan tidak ada pemberdayaan untuk anak, sehingga anak tergelincir melakukan tindak kriminal. "Dengan kejadian ini, tentunya semua RT dan RW harus berperan aktif dalam mengawasi lingkungannya. Ini bukan terjadi pertama kali. Tentunya ini menjadi perhatian serius," ujarnya.
Seto Mulyadi berharap agar dalam penyelidikan kasus tersebut, penyidik harus menggali informasi dengan utuh.
"Anak tersebut harus bisa dibina perilakunya. Dalam proses di pengadilan, anak tersebut harus didampingi," sarannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved