SITUASI keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua, berangsur kondusif, kemarin. Wilayah itu memanas, akhir pekan lalu, saat bentrokan terjadi antara aparat keamanan dan massa Komite Nasional Papua Barat.
Bentrok terjadi saat aparat membubarkan massa KNPB yang sedang menggalang dana dari masyarakat untuk perjuangan mereka yang dinilai prokemerdekaan. Aksi dibubarkan karena tidak memiliki izin.
"Situasi Yahukimo sudah kondusif. Masyarakat yang mengungsi sudah ada yang kembali ke rumah. Bandara yang sempat diduduki massa KNPB juga sudah kembali beroperasi," kata Kapolres Yahukimo AKB Ade Djadja Subagja, kemarin.
Ia mengakui aksi massa KNPB sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat. Ribuan warga melarikan diri dan mengungsi ke tempat-tempat ibadah dan meninggalkan rumah mereka.
Wakil Ketua DPRD Yahukimo Didimus Yahuli menilai aksi KNPB selama tiga hari sangat berlebihan. "Aksi mereka membuka peluang masuknya pihak ketiga yang bisa memanfaatkan situasi. Di sisi lain, aparat juga berlebihan karena menyisir rumah warga dan kabarnya menimbulkan korban."
Di Sorong, Papua Barat, massa merusak RSUD Sele Besolu karena tidak mampu menyelamatkan nyawa Andriana Way, yang digigit ular. (MC/MS/N-3)