Kodam XVI/Pattimura Bantu Masyarakat Suku Mausu Ane dari Bencana Kelaparan

Micom
25/7/2018 20:25
Kodam XVI/Pattimura Bantu Masyarakat Suku Mausu Ane dari Bencana Kelaparan
(DOK. BPBD MALUKU TENGAH)

SUKU Mausu Ane yang merupakan suku pedalaman di hutan Seram, Gunung Morkelle, Kecamatan Maluku Tengah, yang saat ini berdasarkan informasi dari masyarakat mengalami bencana kelaparan yang diakibatkan dalam setahun terakhir, suku terasing di pegunungan Seram itu banyak berpindah ke lokasi baru (nomaden) yang sebagian besar merupakan daerah pinggiran perkampungan dan juga perkebunan masyarakat.

Ketika mereka melakukan perpindahan pasokan makanan kurang, dan menyebabkan daya tahan tubuh mereka berkurang sehingga banyak yang mengalami sakit dan kurang gizi.

Hal ini makin diperparah dengan kurangnya sumber makanan yang terjadi akibat perkebunan warga yang terserang oleh hama babi hutan dan hama tikus.

Menindaklanjuti kejadian itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto telah memerintahkan untuk mendalami dan mengecek kebenaran informasi tersebut dan bertindak cepat dengan mengirimkan personel Kodim 1502/Masohi untuk membantu dan menyambangi daerah di mana domisili suku Mausu Ane dan memberikan bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.

Kodim 1502/Masohi dengan Koramil 1502-05/Wahai sebagai satuan kewilayahan terdekat, telah berada di lokasi setelah menempuh perjalanan darat selama 8 jam dari Kota Masohi, tetapi hal itu tidak menjadi kendala untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Disebabkan kendala keterbatasan sarana angkutan dan transportasi, Kodim 1502/Masohi sebagai satuan kewilayahan, saat ini baru memberikan bantuan awal berupa 40 kardus mi instan dan 44 karung beras kepada Suku Mausu Ane yang saat ini sudah tiba di Dusun Siahari, Kecamatan Seram Utara Timur, Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.

"Suku Mausu Ane  merupakan masyarakat  terasing atau nomaden yang mana mereka hanya dapat ditemui dengan perantara salah satunya Raja Negeri Maneo Rendah," ujar Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Harisandi Krishandoko melalui keterangan tertulis, Rabu (25/7).

Dandim telah melakukan kordinasi dengan Kepala Dusun SiahariAnton Katipana dan Pendeta Siahaya guna mengambil langkah-langkah cepat untuk memberikan dorongan logistik, dan akhirnya disepakati bahwa masyarakat Suku Mausu Ane akan mengadakan pertemuan di Dusun Siahari serta mengambil bantuan tanggap darurat dari TNI, Rabu ini, pukul 11.00 WIT.

Saat ini, Kodam XVI/Pattimura juga  telah menyiapkan tim medis dari RST drLatumeten dan bantuan sembako dari Bekangdam XVI/Pattimura serta dukungan transportasi Heli Bell 412 EP, BKO Kodam XVI/Pattimura untuk mempercepat dorongan bantuan logistik kepada masyarakat Suku Mausu Ane. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya