Kawasan Jakabaring Sport City Ditutup untuk Umum

Dwi Apriani
25/7/2018 18:30
Kawasan Jakabaring Sport City Ditutup untuk Umum
(MI/Dwi Apriani)

INASGOC yang menjadi panitia Asian Games 2018 meminta agar kawasan Jakabaring Sport City Palembang, Sumatra Selatan, agar disterilkan. Artinya, masyarakat umum yang selama ini bisa keluar masuk kawasan olahraga itu kini tidak diperbolehkan lagi.

Hal itu sesuai dengan surat yang dikirim Inasgoc ke PT JSC dengan nomor 3198/SG/PP-INASGOC/VII/2018 tertanggal 23 Juli 2018.

"Kami resmi menutup kompleks JSC untuk masyarakat umum, ini sesuai permintaan Inasgoc. Begitu kita menerima surat dari Inasgoc, maka langsung kita lakukan penutupan kompleks JSC per hari ini," kata Direktur Utama PT JSC Bambang Supriyanto di Palembang, Rabu (25/7).

Dalam suratnya tersebut, Inasgoc beralasan penyelenggaraan Asian Games 2018 yang kurang dari satu bulan, aktivitas di kompleks JSC akan semakin dikonsentrasikan untuk persiapan penyelenggaraan tersebut.

Bahkan, semua venue yang berada di kawasan JSC tertutup bagi masyarakat umum dan pintu masuk dibatasi hanya untuk orang, kendaraan, barang yang ada kaitannya dengan persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018.

Bambang menjelaskan surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen Inasgoc Eris Herryanto.

"Jadi memang karena sudah dekat dengan penyelenggaraan Asian Games 2018. Tidak ada Inasgoc menyinggung insiden kursi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring beberapa hari lalu," kata Bambang.

Ditambahkan Pengawas Keamanan, Ketertiban, dan Kebersihan (K3) PT JSC Rusli Nawi, pihaknya langsung mengeksekusi penutupan kompleks JSC setelah mendapat perintah Direktur Utama sesuai dengan surat Inasgoc.

"Praktis sekarang tidak ada lagi masyarakat umum yang masuk kompleks JSC," jelasnya.

Aturan tersebut benar-benar diperketat, karena persiapan penyelenggaraan Asian Games semakin banyak.

"Hanya karyawan, petugas, dan kontraktor yang diperkenankan masuk. Itu pun dengan menunjukkan bukti identitas resmi dari perusahaannya," beber Rusli.

Rusli menyebut semua akses masuk kompleks JSC telah ditutup, dan hanya gerbang utama untuk memasukinya. Meski telah tertutup, pihaknya kerap berpatroli demi menjaga keamanan dan kenyamanan.

"Pukul 22.00 WIB kemarin kita patroli untuk mengecek para pekerja, yang sudah selesai diarakan untuk keluar. Sementara yang masih kerja, kita data kembali," tandasnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya