Sidak Penjara Terus Bergulir

(BY/YH/RF/HS/N-2)
25/7/2018 03:45
Sidak Penjara Terus Bergulir
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

RAZIA lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan terus dilakukan. Tidak jauh dari LP Sukamiskin, petugas Rutan Kebon Waru di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jawa Barat, juga bergerak.

Hasilnya, mereka menyita 53 televisi, puluhan dispenser, kompor, dan penanak nasi. “Kami melaksanakan perintah atasan. Kami pastikan tidak ada fasilitas istimewa untuk tahanan dan narapidana umum di Rutan Kebon Waru,” kata Kepala Rutan Kebon Waru, Budiman, Selasa  (24/7).

Di hari yang sama, para warga binaan di rutan itu menyampaikan petisi menuntut pemberantasan pungutan liar di dalam penjara. “Pungli biasanya dilakukan petugas, tapi ada juga oleh sesama tahanan,” kata Agustinus, perwakilan warga binaan.

Di LP Pariaman, inspeksi mendadak yang dipimpin Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatra Barat Dwi Prasetyo Susanto menyita 25 paket ganja dan 12 paket sabu. Selain di kamar, barang terlarang itu juga ditemukan di taman bunga.

“Rendahnya dinding tembok LP yang tingginya 4 meter menjadi pintu masuknya narkoba. Seharusnya tinggi tembok ini 7 meter dan ditambah kawat berduri setinggi 3 meter,” tandas Dwi.

Sidak yang sama juga dilakukan Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Bangka Belitung Sulistiarso di tiga LP. “Tidak ada fasilitas mewah di dalam LP. Kami hanya menyita 2 telepon seluler.”

Dari Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan, LP Sidoarjo tengah kerepotan menampung napi karena sudah overload. Dengan daya tampung 350 orang, LP itu dihuni 1.005 napi. “Jangankan memberi fasilitas ruangan mewah, untuk bisa menampung narapidana saja kami sudah harus berpikir ekstra keras. Saya pastikan tidak ada jual-beli kamar di LP ini,” kata Kepala LP Sidoarjo, Jumadi. (BY/YH/RF/HS/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya