Harga Telur Berangsur Stabil

(YK/AD/CS/BY/BB/HK/RF/PS/DG/N-3)
25/7/2018 01:15
Harga Telur Berangsur Stabil
(MI/PALCE AMALO)

DINAS Koperasi dan Perindustrian Pemkab Tuban, Jawa Timur, hingga kini belum perlu menggelar operasi pasar untuk telur dan daging ayam karena harganya mendekati posisi normal.

“Untuk saat ini kami rasa ­belum waktunya. Harga daging ayam dan telur mendekati normal,” kata Kepala Diskoperindag ­Pemkab Tuban, Agus Wijaya, Selasa  (24/7).

Saat ini harga telur berkisar Rp22 ribu per kilogram dan da-ging ayam Rp35 ribu per kg. Stok dua komoditas itu tidak mengalami persoalan di pasar.

Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Tim Pengendali Inflasi Daerah menggelar operasi pasar murah telur ayam di empat pasar, yakni Pasar Induk Cikurubuk, Pancasila, Indihiang, dan Padayungan. Operasi pasar tersebut untuk menstabilkan harga telur.

“Dalam operasi pasar ini kami menyediakan lebih dari 2 ton untuk lima hari, mulai 24 hingga 28 Juli. Rata-rata satu pasar disediakan 150 kilogram,” kata Irma Damayanti, penyalur telur ayam di Kota Tasikmalaya.

Kepala Unit PD Pasar Pancasila, Yuyus Firdaus, mengatakan harga telur yang dijual pedagang saat ini sudah turun menjadi Rp22.500 per kg. Namun, dengan adanya operasi pasar, harga jual menjadi Rp21 ribu per kg. “Dalam 3 jam operasi pasar, telur langsung ludes,” terang Yuyus.

Di Kota Bandung, Bandung Barat, Sukabumi, Pangkalpinang, Medan, dan Batam, harga telur masih relatif tinggi. Rata-rata harga telur masih dijual Rp23 ribu per kg. Di tiga kota tersebut, dinas terkait akan mengadakan operasi pasar telur.

“Naiknya harga telur ayam bukan hanya di Kota Sukabumi, melainkan nasional. Makanya, pembahasan mengenai penanganannya bersama provinsi. Kalau harga telur masih mahal, kami akan lakukan operasi pasar,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi, Ayep Supriyatna.

Pada bagian lain, tingginya harga telur membuat konsumen memburu telur pecah karena harganya lebih murah. Hal itu terjadi di Karawang. (YK/AD/CS/BY/BB/HK/RF/PS/DG/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya