MEMASUKI masa panen kedua tahun ini, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan memastikan persedian pupuk akan cukup untuk kebutuhan selama masa tanam 2015.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel, Lutfie Halide, Jumat (24/4).
Dikatakan, setok pupuk di Sulsel aman, dan tidak perlu khawatir dengan keberadaan pupuk palsu. "Pupuk sudah disalurkan sesuai musim tanam. Terkait laporan pupuk palsu, semua sudah ditangani di kabupaten masing-masing," jelasnya
Setok pupuk di Sulsel untuk 2015, yaitu Urea sebanyak 248.400 ton, SP 40.000 ton, NPK 118.000 ton, Organik 34.000 ton, dan ZA 52.400 ton.
Terkait harga, Lutfie menjelaskan, akan tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dikeluarkan pemerintah. Sehingga, kalau ada distributor atau pengecer yang nakal terkait kenaikan harga, pihaknya akan langsung memberikan teguran.
“Permainan harga itu biasanya dilakukan pengecer, sehingga kalau ada yang melakukan hal itu, maka kami langsung tegur. Bahkan, tak menutup kemungkinan izinnya juga kami akan cabut," tegasnya.
HET yang ditetapkan adalah pupuk jenis Urea Rp1.800 per kilogram, NPK Rp2.300 per kg, pupuk ZA ditetapkan Rp1.400 kg, SP-36 Rp2.000 per kg, serta pupuk Organik Rp500 per kg. (Q-1)