Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memberikan kemudahan, mengintegrasikan, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, terus gencar mengadakan kegiatan Pelayanan Terpadu 'Goes To Banjar' yang berlangsung di areal Kantor Camat Manggis, Gedung Sabha Langa, Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kabupaten Karangasem. Kamis (19/7).
Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, menegaskan, kegiatan pelayanan terpadu Goes To Banjar merupakan bagian dari program Pemkab Karangasem yang tertuang dalam 'Nawa Satya Dharma', yaitu kegiatan yang dilaksanakan semata-mata untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar mendapatkan pelayanan dengan mudah dan cepat. Di antaranya, dalam pengurusan surat akte kelahiran, Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), perizinan dan dokumen administrasi lainnya.
Alasan diadakannya program ini ialah untuk mempercepat proses kemakmuran masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Karangasem dengan adanya kegiatan Mal Pelayanan Publik (MPP). Warga Karangasem juga tidak perlu jauh-jauh lagi urus dokumen karena terdapat juga Public Safety Center (PSC) yaitu pelayanan gawat darurat medis 24 jam.
"Kami dari Pemkab Karangasem juga telah menyiapkan Kartu Karangasem Sehat (KKS) dan juga Kartu Karangasem Cerdas (KKC) yang akan diberikan kepada warga masyarakat Kecamatan Manggis," ujarnya.
Mas Sumatri juga berharap dengan adanya fasilitas pelayanan terpadu 'Goes To Banjar' dapat memberikan kemakmuran kepada masyarakat.
"Saya berharap dengan fasilitas dari Pemkab Karangasem dapat menjadikan rakyat makmur dan memiliki kemampuan yang lebih daripada yang lainnya," tutur Mas Sumatri.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Karangasem, I Wayan Putu Laba Erawan, menyampaikan jenis layanan yang diberikan dalam kegiatan pelayanan terpadu Goes To Banjar sebanyak 157 jenis, yakni 98 jenis layanan perizinan dan 59 jenis layanan non-perizinan dengan jumlah petugas yang melayani sebanyak 180 orang dan jumlah total masyarakat yang terlayani 1.412 orang.
"Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Terpadu Goes To Banjar ini adalah pemerintah hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat sampai pada tingkat banjar-banjar di wilayah Kabupaten Karangasem," ujar Laba Erawan.
Ia juga menambahkan bahwa anggaran pelaksanaan kegiatan pelayanan terpadu Goes to Banjar bersumber dari APBD Kabupaten Karangasem Tahun Anggaran 2018.
"Ini pelaksanaan kegiatan yang ketiga kalinya setelah kita sebelumnya roadshow ke Kecamatan Selat dan Sidemen. Warga sangat antusias dengan diadakannya kegiatan pelayanan terpadu Goes to Banjar ini," tandasnya. (RO)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved