Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN ajaran baru telah dimulai. Namun, sejumlah persoalan yang terjadi seputar proses penerimaan siswa baru masih mengganjal. Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Palembang dilaporkan membebani orangtua siswa untuk biaya sumbangan komite dengan nilai yang cukup besar, Rp7,5 juta, dengan berbagai rincian yang ditetapkan komite sekolah.
Tentunya hal itu menjadi beban bagi orangtua. Saat ini pihak sekolah sudah mengumpulkan Rp700 juta dari 40% jumlah siswa baru yang berjumlah 288 siswa. Rincian dana peruntukan dinilai cukup aneh, misalnya, untuk pemberian tunjangan hari raya (THR) guru dan biaya bensin mobil operasional guru, yakni di antaranya Rp60 juta untuk THR guru dan Rp40 juta bensin mobil operasional sekolah.
"Memang benar, awalnya kita minta Rp8 juta ke setiap siswa dan akhirnya disepakati komite hanya Rp7,5 juta setiap siswa," ungkap Wakil Bidang Humas SMAN 5, Made Suarsana. Dana sumbangan komite sekolah juga digunakan untuk membeli meja guru Rp105 juta, lalu ada juga untuk minuman sehari-hari guru Rp12 juta. Selain itu, ada rincian pembebasan lahan warga yang digunakan tempat parkir siswa senilai Rp450 juta, biaya penerimaan peserta didik baru Rp30 juta, perbaikan rak sepatu Rp10,5 juta, dan pembangunan toilet sekolah Rp60 juta. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengaku akan mengecek kebenaran pungutan dan melihat legalitas RAPBS SMAN 5 Palembang yang diusulkan komite sekolah.
Kemarin, kasus pungli pendaftaran PPDB 2018 di SMP 10 Batam juga mencuat. Kepsek dan beberapa staf SMP 10 Batam menjadi tersangka.
Anggota DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, mengaku menerima sejumlah laporan dari pada orangtua siswa. Pihak sekolah meminta uang Rp6 juta sampai Rp8 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved