Petani Garam Cirebon Ditindas Tengkulak

(UL/N-2)
19/7/2018 23:45
Petani Garam Cirebon Ditindas Tengkulak
(ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

HARGA garam yang diproduksi petani garam asal Cirebon, Jawa Barat, kembali anjlok. Setelah hanya terjual Rp800 per kilogram, pekan ini, harga garam kembali turun menjadi Rp600.

"Ini harga terburuk sejak awal panen Mei lalu. Kami hanya sempat mengenyam harga bagus pada awal Mei lalu, sebesar Rp2.000 per kilogram," ungkap Warpin, petani garam asal Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/7).

Semakin turunnya harga garam ini, menurut Warpin, akibat permainan tengkulak garam. Petani garam yang tidak mengolah lahan saat musim penghujan terpaksa harus berutang kepada tengkulak sehingga mereka harus menerima garam dihargai rendah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Ita Rohpitasari, berjanji berupaya menstabilkan harga garam bersama dengan instansi terkait lain. "Kami akan mengupayakan membentuk kelompok tani sehingga mempermudah mereka dalam hal pendanaan."





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya