Hari Pertama Sekolah, Siswa Harus Berjalan Seberangi Sungai

Supardji Rasban
16/7/2018 17:39
Hari Pertama Sekolah, Siswa Harus Berjalan Seberangi Sungai
(MI/Supardji Rasban)

HARI pertama masuk sekolah pada Senin (16/7), pelajar di Desa Desa Wadasgumantung, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), harus menyeberangi sungai.

Pasalnya, jembatan Sungai Pedes, sebagai akses satu-satunya di desa menuju ibukota kecamatan terputus diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Saat para pelajar menyeberang, air Sungai Pedes sedang tidak deras karena sudah masuk musim kemarau. Mereka tidak kesulitan untuk menyeberang.
     
Seorang pelajar SMK Al Maarif Kecamatan Tonjong, Roni, mengaku harus berjalan kaki dari rumah ke sekolah bersama rekan-rekannya karena tidak ada akses kendaraan yang bisa masuk ke kampungnya setelah jembatan Sungai Pedes terputus.

"Kami jadi harus bangun pagi-pagi dan berangkat sekolah agar tidak terlambat," tutur Roni, Senin (16/7).

Roni menyebut, akses kendaraan yang bisa masuk hanya sepeda motor jika kondisi air sungai menyusut seperti sekarang. "Tapi jika musim hujan, tidak ada satupun kendaraan yang bisa menyeberangi sungai," terangnya.

Roni dan dan warga Desa Wadasgumantung, Kecamatan Tonjong dan warga pedukuhan di sekitarnya, berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui dinas terkait segera membangunkembali jembatan Sungai Pedes yang ambruk.

"Supaya kami anak-anak sekolah dan warga lainnya tidak terganggu dalam beraktivitas," harap Roni.(A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya