Gajah Betina di Aceh Mati Diduga Diracun

Dhika Kusuma Winata
15/7/2018 20:39
Gajah Betina di Aceh Mati Diduga Diracun
(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

KASUS kematian gajah kembali terulang. Kali ini gajah liar betina ditemukan mati di Afdeling 6 PT Bumi Flora, Desa Jambo Rehat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.

Berdasarkan hasil autopsi, gajah tersebut diduga mati diracun. Hal itu ditandai dengan adanya pendarahan pada mulut, anus, sianosis hati, paru, dan organ limpa.

"Diagnosa sementara kematian gajah akibat keracunan. Dalam ususnya ditemukan buah, kulit dan biji nangka, serta ditemukan juga kain bungkusan yg membungkus benda asing berupa serbuk berwarna keunguan," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, menjawab Media Indonesia, Minggu (15/7).

Dia mengatakan diperlukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian gajah tersebut. Karena itu, BKSDA Aceh berkoordinasi dengan Polres Aceh Timur menyelidiki kasus. Gajah yang usianya diperkirakan 12 tahun itu ditemukan tewas, Kamis (12/7) pekan lalu.

Menurut dia, kematian gajah itu menambah daftar kasus pembunuhan gajah di Aceh. Sebelumnya terjadi kasus pembunuhan gajah jinak Bunta yang juga berada di Aceh Timur. Sepanjang dua tahun terakhir, tercatat delapan gajah mati di provinsi tersebut.

"Proses hukum sedang dilakukan penyelidikan di kepolisan," pungkas Sapto. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya