Target Serap 350 Ribu Ton Gabah, Bulog Sulselbar Baru Serap 27 Ribu

Lina Herlina
16/4/2015 00:00
Target Serap 350 Ribu Ton Gabah, Bulog Sulselbar Baru Serap 27 Ribu
(ANTARA/Dedhez Anggara)
MUSIM panen pertama di Sulsel akan berakhir Mei nanti. Sayangnya pihak Bulog Divre VII Sulawesi Selatan dan Barat mengaku baru menyerap 27 ribu ton gabah kering giling dari petani. Itu jauh lebih sedikit dari target serapan bulog yang mencapai 350 ribu ton.

Menurut Kabulog Divre Sulselbar, Abdullah Djawas, Kamis (16/4), kendala penyerapan terjadi, lantaran pihaknya terkendala cuaca yang tidak bersahabat di wilayah yang sudah masuk masa panen pertama.

"Selain itu juga, harga pembelian pemerintah (HPP) yang baru ditetapkan 1 April, sementara musim panen pertama itu dimulai Februari lalu. Hasilnya petani memilih menjual ke yang lain dengan harga yang juga lebih," ungkapnya.

Diketahui, HPP yang terbaru ditetapkan adalah Rp7.300 per kilogram. Naik Rp1.300 dari tahun sebelumnya yang hanya Rp6.000 per kilogram. Sementara, sebelum ada pengumuman dari pemerintah, petani menjual Rp7.500 per kilogram ke pengijon.

Meski demikian, Djawas mengaku tidak mau kecolongan lagi pada panen kedua tahun ini. Pihaknya sudah siap sebelum pasa manen periode Juli hingga Agustus mulai. "Sulsel merupakan satu dari tiga daerah fokus penyerapan beras di Indonesia untuk panen kedua nanti. Terlebih Kementerian Pertanian akan melakukan pembukaan lahan pertanian," ujar tambahnya.

Bahkan Bulog mengaku akan memfokuskan penyerapan di kawasan lahan baru yang segera dibuka Dinas Pertanian Sulsel. "Kita akan kerjasama dengan Distan," pungkasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya