Polda Kepulauan Riau Bentuk Tim Antibegal di Batam

Hendri Kremer
14/4/2015 00:00
Polda Kepulauan Riau Bentuk Tim Antibegal di Batam
(MI/Angga Yuniar)
PERAMPOK jalanan alias begal di Kota Batam membuat geregetan Kapolda Kepulauan Riau Brigadir Jenderal Arman Depari. Kemarin, ia meresmikan pembentukan tim antibegal.

Ada 55 anggota Polri yang terpilih sebagai anggota tim. Mereka adalah anggota dengan kemampuan reserse dan sabhara, serta dari kesatuan Brigade Mobil. Tim menyandang sentaja lengkap, dan mengendarai sepeda motor atau mobil. 

"Mereka secara rutin akan berpatroli di lokasi-lokasi rawan kejadian pembegalan, seperti di Jalan Gajah Mada, Laksamana Bintan, Engku Putri, Batam Center, dan Jalan Diponegoro. Tim ini mendapat sandi Panther," papar Arman Depari.

Ia menambahkan Batam harus disterilkan dari aksi kejahatan begal. Tim dibentuk untuk merespon tindak kejahatan dan menjawab keresahan masyarakat atas tingginya angka tindak kejahatan di Batam.

Di sisi lain, Ketua Badan Pengusahaan Batam Mustofa Wijaya berharap masalah keamanan harus menjadi prioritas petugas keamanan. "Ini terkait kepercayaan investor asing yang semakin lama semakin berkurang jika masalah keamanan tidak diprioritaskan."

Ia yakin masalah keamanan dapat diatasi oleh instansi terkait, karena menjadi prioritas guna memberikan rasa aman dan kondusif di kawasan industri. "Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Batam meningkat 70% dari tahun sebelumnya, karena dukungan investasi di sektor galangan kapal dan industri garmen. Kondisi ini harus dipertahankan dengan dukungan sektor keamanan." (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya