Magelang Siapkan Rp7 M Perbaiki Jalur Evakuasi Merapi
Tosiani
13/4/2015 00:00
(ANTARA FOTO/Teresia May)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Magelang, Jawa Tengah, mengalokasikan Rp 7 miliar tahun ini untuk perbaikan kerusakan jalur evakuasi Gunung Merapi dari Mangunsuko - Babadan sepanjang lima kilometer. Anggaran tersebut berasal dari pos dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) Kabupaten Magelang, Sutarno, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terkait penggunaan dana tersebut. "Kemungkinan besar nantinya jalan tersebut akan diaspal hot mix. Anggarannya sebesar Rp 7 miliar dari dana rehab rekon," ujar Sutarno, Senin (13/4).
Kerusakan jalur evakuasi Gunung Merapi itu, menurut Sutarno, disebabkan oleh over tonase armada truk galian C dan erosi akibat curah hujan tinggi. Setelah erupsi Gunung Merapi tahun 2010 lalu banyak alat berat melintas di jalur Mangunsuko - Babadan mengangkut material untuk kepentingan pembangunan sabo dam oleh Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO).
"Nantinya kami juga akan berkoordinasi dengan BBWSO terkait kerusakan jalan ini," katanya. Sementara itu, sejumlah warga Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang mengeluhkan kerusakan jalur evakuasi yang cukup parah dan tak kunjung diperbaiki pasca erupsi Merapi. Kondisi aspal jalan sudah mengelupas parah dan hanya menyisakan bebatuan saja.
Warga yang melintas dengan sepeda motor harus berjalan dengan sangat pelan agar tidak tergelincir dan terjerembab. Hingga kini jalur tersebut masih dilalui armada truk galian C yang mengangkut batu dan pasir dari Sungai Senowo. Menurut Harsono,60, warga Dusun Grogol, Desa Mangunsuko, rusaknya jalur evakuasi itu sejak erupsi Merapi tahun 2010 hingga 2011 lalu. Kerusakan jalan diperparah oleh banyaknya truk yang melintas untuk mengangkut material. "Waktu itu juga banyak penambangan menggunakan back hoe dan menurunkan alat berat untuk proyek pembangunan sabo dam, sehingga kerusakan makin parah," kata dia. (Q-1)