Sumbar Gagal UN Online

Yose Hendra
13/4/2015 00:00
Sumbar Gagal UN Online
(ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)
TUJUH SMK di Sumatra Barat yang sedianya akan mengadakan Ujian Nasional (UN) online gagal melaksanakan. Kegagalan disebabkan oleh lalainya tim verifikasi dan belum sanggup secara teknis.

Ketua Panitia Pelaksana UN Sumbar Bustavedia, Senin (13/4),  mengatakan, informasi yang diterima oleh dinas pendidikan Sumbar, gagalnya pelaksanaan UN online di Sumbar karena ada keterlambatan dari tim verifikasi dari Jaka dalam menyampaikan laporan ke Puspendik.

"SMKN 1 Bukittinggi, SMKN 2 Bukittinggi, SMKN 6 Padang, SMKN 1 Sijunjung, SMKN 1 Kotobaru Sitiung, dan SMKN 3 Pariaman gagal karena verifikasi. SMK 6 Padang sudah mengirimkan surat pernyataan bahwa mereka
belum sanggup menerapkan UN online tersebut," ujar Bustavedia.

Untuk penerapan UN online pihak sekolah mesti memenuhi beberapa persyaratan penunjang seperti sarana komputer, jaringan internet, dan kemampuan peserta UN. Dengan ketentuan kecepatan server 4 mbps, perangkat yang memadai dan minimal memenuhi sepertiga dari jumlah peserta ujian , dan terhubung melalui LAN.

''Perubahan bisa terjadi karena ada peserta yang berhalangan seperti sakit, meninggal, atau dipenjara. Kalau ada peserta yang sakit atau berhalangan akan diselesaikan sesuai peraturan yang ada,'' sebut Bustavedia.

Sementara itu, demi kelancaran pelaksanaan ujian panitia pelaksana UN Sumatra Barat telah mendistribusikan soal ke seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Pendistribusian terakhir dilakukan pada Sabtu (11/5/2015).

Tahun 2015, peserta UN tercatat sebanyak 73.406 orang dari tingkat SMA/MA/SMK sederajat. Sedangkan tingkat SMP/MTS sebanyak 89.919 orang. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya