Pasangan Djarot-Sihar Akui Kalah di Kota Medan

Puji Santoso
05/7/2018 20:28
Pasangan Djarot-Sihar Akui Kalah di Kota Medan
(Antara/SEPTIANDA PERDANA)

PASANGAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) akhirnya mengakui kemenangan pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas) untuk wilayah Kota Medan.

"Kami sudah bisa menerima dengan jiwa besar kemenangan pasangan Eramas di Kota Medan," kata saksi pasangan Djoss, Budi, saat rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur Sumut 2018, di Hotel Adimulia, Medan, kemarin.

Budi menyampaikan beberapa catatan untuk penyelenggara, di antaranya perihal pendistribusian undangan memilih atau formulir C-6.

Kata dia, proses pendistribusian belum dilakukan secara maksimal. "Saya sendiri sendiri H-2 malam, kalau tidak menghubungi KPPS, C-6 tidak diantarkan," jelasnya.

Selain itu, kata dia, banyaknya surat suara rusak yang kembali ke KPU. "Jumlah surat suara rusak yang kembali ke KPU mencapai 600 ribu lebih. Itu hampir setengah dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT)," ungkapnya.

"Ada juga kami temukan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang terindikasi berpihak ke salah satu pasangan calon. Ini catatan bagi penyelenggara untuk perbaikan ke depan," tuturnya.

Hamzah yang mewakili saksi pasangan Eramas menyampaikan beberapa temuan mereka di lapangan. "Ada kami temukan tinta untuk memilih tidak tersedia di salah satu tempat pemungutan suara (TPS). Alhasil, Panwas dan KPPS memutuskan untuk mencari tinta pengganti. Itukan tidak boleh, tidak sesuai," ujarnya. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya