Minibus Tabrakan dengan Bus AKAP di Palembang, Tujuh Orang Tewas

Dwi Apriani
03/7/2018 19:00
Minibus Tabrakan dengan Bus AKAP di Palembang, Tujuh Orang Tewas
(Ilustrasi--thinkstock)

TUJUH warga Lampung tewas akibat kecelakaan lalu lintas antara Toyota Innova dengan bus antarkota antarprovinsi Siliwangi Antar Nusa (SAN) di Jalan Lintas Kilometer 63 Palembang-Banyuasin, Sumatra Selatan, Selasa (3/7).

Semua korban tewas adalah sopir serta penumpang mobil minibus berwarna silver dengan nomor polisi BE 2564 JD yang secara keseluruhan berisi 10 orang, sementara penumpang bus AKAP SAN BM 7524 JU tidak ada yang menjadi korban, kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem di Pangkalanbalai.

Dia menjelaskan, pada saat terjadi kecelakaan maut itu, tiga sopir dan penumpang minibus meninggal di lokasi kejadian, sedangkan empat
orang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sementara tiga penumpang minibus lainnya selamat dari kecelakaan maut tersebut dengan kondisi luka ringan dan berat, mereka saat ini sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Seterio Banyuasin, katanya.

Menurut dia, kasus kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa itu, saat ini dalam pengusutan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.     

Untuk mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas itu, pihaknya berupaya menghimpun keterangan sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di KM 63 depan SPBU Betung Kabupaten Banyuasin, Jalan Lintas Sumatra yang menghubungkan Kota Palembang, Sumsel, dengan Jambi itu.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mobil Innova sarat penumpang melaju dari arah Palembang menuju Jambi, berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan melaju bus SAN dari arah Jambi menuju Palembang dengan kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan maut bak 'adu kambing'.

Kondisi mobil minibus yang memuat korban jiwa itu rusak parah, ringsek mulai bagian depan hingga tengah, sedangkan kondisi bus yang memuat 56 penumpang itu ringsek bagian depan.

Sopir bus SAN BM 7524 JU yang diketahui identitasnya bernama Geseper seusai terjadi tabrakan maut itu melarikan diri dan sedang diupayakan pengejaran untuk kepentingan pengusutan, kata Kapolres. (Ant/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya