Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAKHIRI kunjungan kerjanya di sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, Presiden RI Joko Widodo mengumpulkan perwakilan jurnalis di Kota Makassar di Ruang Galaktika Landasan Udara Hasanuddin Makassar, Rabu (3/7).
Ada 19 jurnalis yang hadir, satu persatu masuk di ruangan yang sudah disiapkan. Presiden pun masuk di dampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Jubir Kepresidenan Johan Budi. Jokowi pun langsung menyalami satu persatu, lalu duduk di depan memghadap kepada jurnalis diapit Pratikno dan Johan Budi.
"Assalamualaikun warahmatullahi wabarakatuh. Saya ada di sini bertemu kawan-kawan semua untuk mendengarkan apa saja yang masih kurang di daerah sini. Segitu saja pembukanya, silahkan kalian yang ngomong," seru Jokowi membuka dialog dan memberi kesempatan pada beberapa yang hadir.
Ada enam jurnalis yang menyampaikan informasi sekaligus sedikit pertanyaan pada Jokowi. Baik itu terkait pembangkit listrik, yang salah satunya direamikanya, infrastruktur jalan, pariwisata, progres kereta api di Sulsel, penurunan produksi kakao hingga bencana kapal tenggelam.
Sambil tertawa Jokowi berkata, "saya minta masukan malah ditanya. Tapi tidak apa-apalah."
Meski demikian ia tetap menjelaskan. Terkait sistem kelistriakan, Jokowi mengatakan, jika empat tahun lalu listrik itu jadi persoalan besar, karena suplai tidak mencukupi.
"2014 itu, listrik kita hanya 35 Megawatt. Sangat kurang sekali. Itu berpengaruh pada banyak hal, baik sektor patiwisat, hingga investasi," seru Jokowi.
Ia bahkan mencontohkan Morowali, Sulawesi Tengah, yang punya pembangkit dan pengguna, tapi transmisi tidak ada. "Hampir semua begitu," lanjut Jokowi.
Untuk kereta api trasn Sulawesi yang merupakan salah satu program strategi nasional pemerintahan Jokowi-JK, ia menambahkan, bahwa yang paling utama transportasi bisa tersambung paling utama dari Semen Tonas ke Makassar.
"Ini kan memang proyeksinya sampainke Utara. Ini masih berhitung, tapi tetap akan jalan. Kalo untuk jalan nasional, kalau ada yang rusak atau belum bagus saya pastikan besok mulai dikerja," tegas jokowi.
Terakhir terkait angkutan pelayaran. Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan meminta Kementrian perhubungan untuk mengecek kembali semua infrastrukturnya.
"Itukan ada wilayah-wilayahnya, kapal dengan GT besar itu urusan pusat, sedang urusan provinsi dan dibawahnya lagi urusan kabupaten/kota," pungkas Jokowi.
Usai pertemuan itu, Jokowi pun mengajak semua jurnalis berfoto satu persatu. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved