Orang dan Ternak Sering Melintas di Landasan Pacu Bandara Aroeboesman

Palce Amalo
10/4/2015 00:00
Orang dan Ternak Sering Melintas di Landasan Pacu Bandara Aroeboesman
(ANTARA/Andika Wahyu)
LANDASAN Pacu (run way) Bandara Aroeboesman di Kabupaten Ende, Nusa Tengara Timur (NTT) sering dilewati warga yang bermukim di sekitar bandara tersebut.

Petugas Air Traffic Control (ATC) Bandara Aroeboesman, Kanisius Riberu mengatakan ternak warga pun sering masuk ke landasan pacu sehingga sehingga mengancam keselamatan penerbangan. "Bandara Aroeboesman memang sangat tidak aman karena sering dilintasi ternak dan orang," ujarnya ketika dihubungi lewat telepon, Jumat (10/4).

Ia mengatakan warga menjadikan run way bandara sebagai tempat pelintasan selama bertahun-tahun dan sulit dihentikan. Padahal bandara tersebut sudah dilengkapi pagar kawat yang dibangun untuk melindungi keselamatan penerbangan. "Warga menjebol pagar kawat sehingga mereka leluasa masuk ke bandara," ujarnya.

Menurut Dia, warga menjadikan bandara sebagai jalan pintas yang akan pergi ke sekolah maupun bekerja. Jika tidak melewati bandara, warga yang akan menjalankan aktivitas sehari-hari, harus berjalan memutar sampai radius dua kilometer. Adapun landasan pacu berbatasan dengan perkantoran, dan pusat perdagangan.

Karena sering dilewati warga tersebut, menurut Dia, pihak Bandara selalu menempatkan petugas di lokasi tertentu yang dianggap rawan saat pesawat yang akan landing maupun take off. Petugas juga mengamankan benda-benda tajam yang ada di landasan yang bisa membahayakan penerbangan.

Ia mengataklan warga selalui diingatkan tidak melintas di landasan pacu namun peringatan itu tidak diharaukan warga. "Kami tidak bisa menghadapi warga karena tingkat kesadaran mereka (terhadap keselamatan) rendah, apalagi personil yang ada terbatas," ujarnya. (Q-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya