Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengusahaan (BP) Batam menjalin kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) dengan menawarkan sejumlah kawasan industri kepada calon investor dari negeri Ginseng tersebut. Diperkirakan ada puluhan perusahaan Korsel akan melakukan penjajakan dalam tahun ini guna melihat potensi yang ada dalam waktu dekat.
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom dalam kunjungan ke Batam, Kepulauan Riau, Senin (2/7), juga mengunjungi kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam guna mencari informasi untuk melihat berapa besar potensinya. sedangkan kerjasama yang menjadi prioritas Korsel di Batam adalah perdagangan, pariwisata, alih teknologi.
"Kim Chang Beom ini baru menjabat sebagai Dubes Korsel untuk Indonesia. Setiap keliling kota di Indonesia, Dubes selalu berkunjung ke Kadin selain ke pemerintah kota," kata Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Senin (2/7).
Dalam pertemuannya dengan pengurus Kadin Batam, Kim Chang Beom banyak mendapatkan informasi tentang iklim dan peluang investasi di Batam. Dia juga sempat bertanya terkait kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone-FTZ) Batam.
"Dubes berharap kebijakan investasi dan perdagangan di Pulau Batam tidak ada perubahan, karena FTZ saat ini sudah sangat cocok bagi investor dalam berinvestasi," ujarnya.
Kim Chang Beom juga meminta kepada Kadin Batam dapat membantu para pelaku usaha Korea yang ada di Batam jika mendapatkan kendala. Dubes Korea juga meminta Kadin memberikan informasi-informasi tentang peluang investasi di Pulau Batam.
Sebelum bertemu pengusaha Kim Chang Beom beserta rombongan bertemu dengan Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya Eko Budi Soepriyanto di Kantor BP Batam. Dubes Korsel menyampaikan apresiasi yang diberikan BP Batam kepada pihaknya.
"Kami kira dengan segala potensi Batam yang dimiliki meliputi hub logistik dan pariwisata sangat bernilai tinggi bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan ini, apalagi didukung dengan status kawasan sebagai perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ), tentu pemerintah Korea akan konsentras terhadap perluasan investasi bagi perusahaan asal Korea yang beroperasi di Batam," kata Kim Chang Beom. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved