Bulog Jateng Kesulitan Penuhi Target Pengadaan Beras

Haryanto
08/4/2015 00:00
Bulog Jateng Kesulitan Penuhi Target Pengadaan Beras
(ANTARA/Arief Priyono)
KEPALA Bulog Drive Jawa Tengah Damin Hartono mengaku pihaknya kesulitan untuk memenuhi target pengadaan beras dari petani yang saat ini sudah mulai panen.

"Saat ini petani cenderung memilih menjual hasil panenya di pasaran yang harganya lebih tinggi dari Harga Pokok Penjualan (HPP) pemerintah," kata Damim di Semarang, Rabu (8/4).

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan beras tahun 2015 Bulog Jateng mematok target kebutuhan sebesar 525 ribu ton, akan tetapi faktanya sampai saat ini baru terpenuhi 2.600 ton.

Sementara beras yang tersedia  hasil pembelian musim panen bulan Agustus 2014 yang masih tersimpan digudang sebanyak 120 ton atau untuk jangka waktu persediaan tiga bulan kedepan yang  kualitasnya rawan menyusut.

Damin menambahkan pemerintah sebenarnya telah menaikkan harga beras Bulog dari Rp6.600 menjadi Rp7.300 per kilogram. Namun harga beli itu tak mampu mengalahkan harga pasaran beras di Jawa Tengah.

Damin mengakui sebenarnya ada beras di bawah harga pembelian dari pemerintah, namun kualitas berasnya masih buruk sehingga tak memenuhi standar untuk dibeli.

Saat ini, Bulog Jawa Tengah sedang mempersiapkan koordinasi dengan dinas pertanian, dinas ketahanan pangan, badan statistik dan dinas perdagangan agar mampu menemukan solusi pengadaan beras selama tahun 2015. (Q-1)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya