Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELANGKAAN bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Kabupaten Rote Ndao dan Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, sejak sepekan terakhir. Kondisi tersebut dipicu cuaca buruk yang mengakibatkan distribusi BBM dari Kupang ke dua pulau itu terhenti.
Warga yang tinggal di dua daerah itu membawa kendaraan untuk mengantre di kios tempat pengisian bahan bakar selama berjam-jam. “Antrean sudah sampai 50 orang di kios BBM. Setiap sepeda motor hanya dibatasi 2 sampai 3 liter saja,” kata Jean Christina, warga Ba’a, ibu kota Rote Ndao, Rabu (27/6).
General Manager PT Pertamina Wilayah NTT, Mardian, mengatakan selama pekan ini syahbandar melarang seluruh armada pelayaran beroperasi lantaran cuaca buruk. Tinggi gelombang laut saat ini mencapai 4 meter dengan kecepatan angin 40 km per jam.
“Untuk kebutuhan BBM di Pulau Sabu, Pertamina sudah mengirim satu tanker dan empat kapal kayu. Tanker mengangkut 300 kiloliter BBM, sedangkan kapal kayu mengangkut 200 kiloliter premium dan 25 kiloliter solar,” terang Mardian.
Masih terkait dengan cuaca buruk, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mewaspadai cuaca buruk di pesisir pantai selatan Jawa. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), selama beberapa hari ke depan bakal terjadi gelombang tinggi.
Cuaca buruk juga melanda perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketinggian gelombang maksimal mencapai 4 meter dan kecepatan angin hingga 25 knot. Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Feriharti Nugrohowati mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan dini gelombang tinggi di wilayah Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan DIY.
Gelombang tinggi laut juga berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Bali. “Prediksi cuaca tinggi gelombang laut di perairan selatan Bali 0,75 meter hingga 3,5 meter,” ujar Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan.
Taufik pun mengimbau agar nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk mewaspadai tingginya gelombang laut di selatan Bali. (PO/BB/RS/LD/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved