Genjot Nilai Jeblok, Sekolah Gelar Klinik Pendidikan Jelang UN

Ruta Suryana
06/4/2015 00:00
Genjot Nilai Jeblok, Sekolah Gelar Klinik Pendidikan Jelang UN
(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
NILAI jeblok pada hasil tes pemantapan UN SMA/SMK yang  diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali bersama Dinas  Kabupaten/Kota se-Bali  memacu sekolah untuk lebih menggenjot siswa menghadapi UN. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabanan, Putu Santika misalnya, membuat program "Klinik Pendidikan" di sekolah yang lebih diperuntukkan bagi siswa peserta UN yang nilainya jeblok pada pelaksanaan pemantapan atau pra UN. 

"Di sekolah guru-guru melakukan 'klinik pendidikan' membina terutama  siswa yang nilainya masih di bawah standar dalam pemantapan UN agar lebih siap menghadapi UN," ujar Putu Santika, Senin kemarin. Menurut Santika, dari hasil pemantapan UN yang digelar serentak di Bali baru-baru ini, di Kabupaten Tabanan masih banyak siswa yang nilainya di bawah 5 bahkan di bawah 4, terutama mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.

Untuk pembinaan di Klinik Pendidikan, kata Santika siswa tidak lagi dipungut biaya, karena semua pembiayaan pemantapan sudah ditanggung dari dana APBD.  Data di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali,  hasil tes pemantapan UN SMA/SMK se-Bali menunjukkan masih banyak siswa meraih nilai 4,0 ke bawah untuk pelajaran Matematika.

Pada Program Bahasa misalnya. Dari 3.529 peserta tercatat 3.119 atau 88,38% meraih nilai 4,0 ke bawah. Sementara di Program IPS tercatat 6.200 peserta (74,39%) dari 8.334 total peserta meraih nilai 4,0 ke bawah. Sedangkan di program IPA masih lebih baik, yakni sebanyak 2.037 siswa atau 14,65% peraih nilai 4,0 ke bawah untuk Matematika. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya