Wisata Murah Diserbu Warga

Denny Susanto
23/6/2018 00:20
Wisata Murah Diserbu Warga
(MI/Denny Susanto)

SERBUAN pengunjung pada libur Lebaran tidak hanya mengarah ke sejumlah objek wisata utama. Objek wisata alternatif, yang lebih murah pun kebagian berkah.

Di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tepian Sungai Martapura menjadi objek favorit. Selain aliran sungai, ada sejumlah objek lain di sekitarnya. Gratis dan dekat pusat kota.

"Selama libur Lebaran, kunjungan warga mencapai 20 ribu orang per hari. Tidak hanya warga Banjarmasin, tapi juga datang dari kabupaten dan kota lain, juga dari provinsi lain," ungkap Kepala Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Wisata, Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, M Khuzaimi, kemarin.

Tepian atau sering disebut siring sungai Martapura membelah pusat

Kota Banjarmasin sepanjang 1 kilometer. Keberadaan pasar terapung dan wisata susur sungai menggunakan perahu motor (klotok) menjadi daya tarik bagi warga.

Di sebelah barat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, warga juga bisa menikmati taman dan hutan kota, Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan taman Nol Kilometer. Di sebelah timur di sepanjang Jalan Kapten Piere Tendean banyak arena bermain bagi anak-anak, patung bekantan raksasa yang memuntahkan air seperti Merlion di Singapura, gedung Menara Pandang, rumah tua Anno dan pusat wisata kuliner.

Seluruh objek wisata ini gratis. Warga hanya cukup membayar parkir kendaraan saja. Atau jika ingin berkeliling susur sungai cukup membayar

Rp5.000 per orang. Membayar juga wajib jika ingin menikmati kuliner yang dijual di sepanjang tepian sungai.

"Di Kalimantan Selaan, selain tepian Sungai Martapura, objek wisata alam yang banyak dikunjungi ialah Waduk Riam Kanan, Kiram dan Gunung Mawar, wisata pantai dan Loksado," tutur Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Heriansyah.

 

Wisata alam Mangunan

Libur Lebaran juga membawa berkah bagi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tidak semua pengunjung memilih Kota Yogyakarta yang memiliki banyak objek wisata unggulan.

Di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, selama libur Lebaran, ada 63.032 orang yang datang ke daerah ini. "Mereka mengunjungi sembilan objek wisata di Mangunan," kata Ketua Koperasi Notowono Mangunan, Purwo Harsono.

Ke sembilan objek wisata itu ialah Bukit Pengger, Bukit Becici, Lintang Sewu, dan Hutan Pinus Asri. Selain itu juga Hutan Pinus Sari, Seribu Batu, Bukit Panguk, Bukit Mojo dan Pintu Langit.

Untuk setiap kunjungan ke satu objek wisata, koperasi hanya menarik bayaran tiket sebesar Rp2.500. Harga itu sudah termasuk asuransi Rp500.

Masih di Daerah Istimewa Yogyakarta, wisata trek lereng Merapi atau Volcano Tour Merapi dengan menggunakan jip wisata juga sangat disukai wisatawan. Sayangnya, Pemerintah Kabupaten Sleman akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara operasional jip wisata itu.

"Kami akan lakukan uji kelaikan sebelum mengoperasikannya lagi. Penghentian berlaku mulai Rabu (20/6)," kata Bupati Slemen Sri Purnomo.

Penghentian dilakukan setelah salah satu jip masuk ke jurang sedalam 4 meter. Seorang wisatawan, Enny Fatmawari, 42, warga Bogor, tewas dan empat lainnya luka-luka.

Trek lereng Merapi itu dilayani 800-an jip wisata. Mereka tergabung dalam 29 asosiasi.

"Pemeriksaan kelayakan jip wisata kami lakukan bersama kepolisian. Yang tidak layak akan langsung disegel dan digembok sehingga tidak bisa dioperasikan lagi," tambah Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Mardiyanta.  (AU/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya