Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG wanita asal Portugal Maria Dos Santos penumpang pesawat wings air yang hendak bertolak dari Labuanbajo tujuan Denpasar di Bandara Komodo Labuanbajo pukul 16.30 wita Kamis (21/6) sore terpaksa berurusan dengan petugas keamanan bandara lantaran menyebut dirinya membawa Bom.
Akibat suasana ini, pihak maskapai wings air pilot pesawat langsung membatalkan penerbangan tujuan Denpasar atas laporan pramugarinya. Sedikitnya 35 orang penumpang tujuan internasional air port Ngurarai Bali diturunkan secara mendadak demi keselamatan penumpang dan pesawat.
Maria Dos Santos Wanita lanjut usia asal portugal itu, langsung digelandang petugas bandara Komodo diinterogasi di ruangan khusus VVIP domestic selama dua jam. Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono SIK, bersama jajarannya langsung turun ke lokasi kejadian.
Kapolres Julisa kepada awak media di Bandara komodo Labuanbajo, hanya mengaku membenarkan adanya isu penumpang asal portugal membawa bom saat boarding pass berlangsung. "Itu aja ya. Kan masih dicari tahu dan harus dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Julisa singkat sambil memasuki ruangan khusus domestik.
Otoritas bandara Komodo Labuanbajo Djarot Subianto kepada Media Indonesia mengatakan wanita portugis itu menyebut dirinya membawa bom didengar langsung oleh pramugari pesawat Wings Air. Mendengar itu kata Jarot, pramugari memberitahu ke pilotnya dan pesawat bersama penumpang batal diberangkatkan ke Denpasar Bali.
"Waktu boarding pass, wanita bule portugis itu sebut ada bawa bom. Didengar pramugari. Koordinasi demi keselamatan penerbangan, penumpang dan awak kapal batal take off," ujar Jarot.
Djarot menegaskan meski itu candaan tapi perlu ditanggapi serius dan dianggap sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.UU penerbangan tahun 2009 jika menyebut sesuatu yang membahayakan dapat dipidana dengan ancaman satu tahun penjara.
"Ini hal serius agar setiap penumpang perhatikan hal ini. Jangan dianggap sepele ini cukup berbahaya," tegas Djarot. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved