Bappenas Kaji Pembangun Kereta Api di Kalteng

Surya Sriyanti
30/3/2015 00:00
Bappenas  Kaji Pembangun Kereta Api di  Kalteng
(Menteri Perencanaan Pembangunan Andrinof A Chaniago. (ANTARA/Vitalis Yogi Trisna))
MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago menyatakan pemerintah akan  melakukan kajian tentang pembangunan kereta api di Kalteng.

Penegasan itu dikatakan Andrinof  kepada wartawan, usai membuka Musrenbang Kalteng Tahun 2015, di Kantor Gubernur Kalteng, Senin (29/3).

Ditekankanya, Bappenas akan meluruskan dan menajamkan  hal itu (pembangunan jaringan rel kereta api)   dari ide yang sudah ada, dari rancangan perecanaan yang sudah ada.

Ketika ditanya wartawan apakah Bappenas akan melakukan evaluasi pembangunan rel kereta api di Kalteng, secara implisif  Andrinof menegaskan akan disempurnakan rencananya. "Kalau itu rencana infrastruktur manfaatkan untuk ini, untuk itu atau pengembangan kawasan apa," ujarnya.

Andrinof  juga juga menegaskan, semua proyek infrastruktur yang ada itu adalah  untuk kepentingan public, dan  yang murni swasta itu tidak ada.

"Yang namanya proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan rel kereta api mengandung kepentingan publik, sehingga tidak mungkin mendirikan perusahaan harus izin pemerintah, apalagi membangun jalan, rel kereta api,'' tegasnya.

Untuk diketahui, saat pemerintah Provinsi Kalteng melalui Konsursium PT Kereta Api Tambun Bungai segera membangun jaringan rel kereta api untuk pengangkutan batu bara dan manusia,

"Direncanakan ground breakingnya dilakukan pada bulan Juni 2015  oleh Presiden Joko Widodo,'' ujar Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Menurut Gubernur, nantinya jaringan kereta api yang dibangun pihak swasta bekerjasama dengan Pemerinath Provinsi Kalteng  akan menghubungkan sejumlah kabupaten di Kalteng seperti Murung Raya-Barito Utara-Barito Selatan- Pelabuhan Batanjung (Kabupaten Kapuas).

Kemudian yang menghubungkan Kudangan (Kabupaten Lamandau)-Kumai (Kabupaten  Kotawaringin Barat).  Palangkaraya-Kuala Kurun (Kabupaten  Gunung Mas)- Batanjung (Kabupaten Kapuuas).

Selain Kalteng,  Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan juga segera membangun jaringan kereta api yang menghubungkan 5 provinsi di Kalimantan. Anggaran yang disediakan dari APBN mencapai Rp23 Triliun  untuk membangun jaringan rel sepanjang  2000 kilometer.  Diperkirakan pembuatan infrastrukturnya dimulai tahun 2017 mendatang dan selesai  tahun 2023. (OL-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya