DUA penambang emas di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan tewas, pagi tadi. Keduanya, Muhammad Yunus, 45, dan Irfan, 25, warga Kampung Cikurawet, Desa Pasir Mukti, Cineam, diduga kehabisan oksigen, saat berada di dalam lubang sedalam 20 meter.
"Kami mendapat laporan dari penambang lain bahwa dua rekan mereka tewas saat masuk ke dalam lubang galian. Ini kejadian kedua dalam setahun terakhir, setelah sebelumnya empat orang meninggal di lokasi yang sama," kata Kepala Kepolisian Sektor Cineam Ajun Komisaris Dadan Ramdani.
Setelah kejadian pertama itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebenarnya telah menutup galian emas ini. Namun, warga tetap membandel, dan secara sembunyi-sembunyi terus menambang.
Peristiwa nahas terakhir terjadi setelah empat penambang liar bermaksud masuk ke dalam lubang. Sebelumnya, mereka telah memasukkan peralatan untuk membuang gas di dalam lubang.
Namun, saat dua penambang masuk, tidak lama kemudian mereka langsung tidak sadarkan diri karena kehabisan oksigen. Dua penambang lain yang belum turun berusaha memanggil, namun tidak mendapat jawaban. (N-3)