Dua Daerah Berbagi PI di Blok Sebuku

Denny Susanto
30/3/2015 00:00
Dua Daerah Berbagi PI di Blok Sebuku
(MI/JAJANG)
PEMERINTAH sepakat memberikan hak participation interest atas eksploitasi minyak dan gas di Blok Sebuku sama rata untuk Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. Setiap provinsi mendapat hak 5%.

"Kesepakatan sudah dicapai ketika kami bertemu di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sulawesi Barat dapat 5%, kami juga 5%," papar Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, di Banjarmasin, hari ini.

Pertemuan di Jakarta juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, Bupati Majene Kalma Katta, Bupati Kotabaru Irhami Rijani dan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin.  Adanya pembagian ini, harap Rudy, dapat memberikan manfaat dan meningkatkan pendapatan bagi daerah.

Perusahaan migas Pearl Oil asal Thailand telah memulai tahapan eksplorasi di kawasan Blok Sebuku sejak Oktober 2013 lalu. Namun hingga kini pemberian PI kepada Kalsel dan Sulbar belum dilakukan, karena Kalsel dan Sulbar terlibat sengketa wilayah.

Sudah lama kedua daerah bersengketa soal wilayah Pulau Lari-larian yang merupakan bagian dari Blok Sebuku. Saat ini Pulau Lari-larian telah ditetapkan masuk wilayah Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Blok Sebuku terdiri dari sembilan blok, terdiri dari tiga blok berada di wilayah Kalsel dan enam blok berada di wilayah Sulbar.

Blok Sebuku diperkirakan memiliki cadangan gas mencapai 370 bilion cubic feet (BCF), cadangan yang tergolong besar. Nantinya, eksploitasi gas di kawasan ini akan menggunakan jaringan pipa dasar laut yang terhubung ke kilang Senipah Bontang, Kalimantan Timur, sepanjang 300 kilometer. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya