Atraksi Warna-warni di Dalam Perut Bumi

(Liliek Dharmawan/N-3)
19/6/2018 03:00
Atraksi Warna-warni di Dalam Perut Bumi
(MI/Liliek Dharmawan)

ALAT pengukur suhu menunjukkan angka 18 derajat celsius ketika saya memasuki sebuah area luas yang ditumbuhi pepohonan besar di kompleks objek wisata Gua Lawa Purbalingga (Golaga). Saat berjalan di area tersebut saya tidak terlalu berkeringat meski memakai jaket karena temperatur udara sejuk. Gua Lawa yang terletak di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, itu berada di wilayah berketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Secara geologis, Gua Lawa terbentuk dari susunan material vulkanis. Karakter bebatuan dan bentukan vulkanisnya begitu khas. Gua itu terbentuk melalui proses alam yang disebut lava flow atau aliran lava dari perut Gunung Slamet di masa lampau. Panjang gua mencapai sekitar 1.300 meter.

Yang pernah ke Gua Lawa sebelumnya tentu akan terkejut dengan perubahan yang terjadi. Selain mulai ada pembenahan dengan perapian lokasi-lokasi di luar gua, pintu masuk ke gua diubah. Ada nuansa zaman Kerajaan Majapahit dari penataan pintu menurun untuk masuk ke dalam 'perut bumi'. Pengelola bakal menyajikan sejumlah daya tarik wisata di dalam gua. Di antaranya pesona warna, kemudian ada pesona budaya, pesona koloni kelelawar, serta penyiapan ruang pertemuan di dalam gua.

Atraksi yang kini sudah bisa dinikmati para pengunjung ialah atraksi warna-warni di dalam gua. Ada warna merah, biru, hijau, ungu, dan warna lain. Dulu lorong gua gelap dan hanya ada lampu penerangan seadanya serta jalan licin dan sempit. Kini saat mulai datang, pengunjung tak memiliki kesan seram terhadap di gua tersebut.

Sebaliknya, ada nuansa keceriaan, apalagi kalau yang datang anak-anak milenial. Di beberapa titik, ada bangku-bangku kayu yang dapat dipakai untuk istirahat.

Untuk beberapa waktu mendatang, Gua Lawa juga dilengkapi dengan kafe di dalam gua. Selain itu, di sudut ruangan gua dibentuk sebuah ruang pertemuan. Ada beberapa tempat yang dijadikan sebagai lokasi swafoto. "Memang belum seluruhnya selesai, tetapi mulai hari ini dibuka untuk para wisatawan. Pemkab Purbalingga memang ingin menjadikan Gua Lawa sebagai salah satu unggulan destinasi wisata di sini," kata Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Prayitno, akhir pekan lalu.

Dia berharap pengunjung bakal meningkat. Berdasarkan data, rata-rata jumlah kunjungan ke Goa Lawa di Purbalingga masih di bawah 60 ribu wisatawan. "Adanya perubahan wajah Gua Lawa diharapkan bakal mendongkrak kunjungan. Untuk masa libur Lebaran ditargetkan ada 50 ribu wisatawan datang," jelasnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya