Konsumsi Daging Tinggi, Harga Turun

(CS/BB/JS/YK/N-2)
18/6/2018 23:45
Konsumsi Daging Tinggi, Harga Turun
( ANTARA FOTO/David Muharmansyah)

DUA hari setelah Lebaran, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai turun. Harga turun menjadi Rp120 ribu dari sebelumnya Rp130 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga saat sebelum Lebaran terjadi karena harga dari rumah pemotong­an hewan juga naik. Hari ini sudah turun dan kami yakin dalam beberapa hari ke depan harganya akan kembali normal,” kata Fahrul, pedagang daging sapi di Karawang Barat, kemarin.
Ia sepakat pengendalian harga yang dilakukan pemerintah tahun ini cukup berhasil. “Salah satu buktinya, harga daging naik, tapi turunnya juga sangat cepat.”

Meski tidak secepat di Karawang, di daerah lain harga daging sapi juga turun. Di Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pedagang menjual dengan harga Rp130 ribu per kg, turun dari sebelumnya Rp150 ribu. “Harganya sudah turun dibanding H-2 hingga H+2 Lebaran yang mencapai Rp150 ribu. Kami menduga harga masih tinggi karena banyaknya permintaan. Dalam sehari saya bisa menjual 50-100 kg,” kata Suhendi, 47, pedagang daging sapi di Pasar Cibadak.

Sementara itu, di Klaten, Jawa Tengah, harga daging sapi masih sama seperti sebelum Lebaran, Rp140 ribu per kg. “Harganya mencapai puncak pada dua hari sebelum Lebaran. Hari ini permintaan masih ramai, tapi harga tetap,” ujar Sukarjo, pedagang di Pasar Induk Klaten.

Senin (18/6), masih tingginya aktivitas dapur masyarakat di Jawa Timur membuat konsumsi elpiji 3 kg tetap besar. Warga di Kabupaten Gresik dan Bojonegoro pun harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan bahan bakar tersebut.(CS/BB/JS/YK/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya