GUNCANGAN gempa yang kuat dirasakan warga Halmahera Barat, Maluku Utara, tadi pagi pukul 07.12 WIT. Dalam catatan BMKG, gempa itu berkekuatan 6,2 skala Richter berpusat pada kedalaman 10 kilometer, di 115 kilometer barat laut Halmahera Barat dan 156 kilometer barat laut Sofifi.
Guncangan besar juga dirasakan warga di Ternate, Tidore, dan Tobelo, Halmahaera Utara. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
"Gempa terasa sangat kuat dan cukup lama. Kami sempat berlarian keluar rumah karena takut terjadi sesuatu," kata Sahruddin warga Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate Tengah.
Nuraini, Warga Kelurahan Topo, Kota Tidore, juga merasakan gempa cukup kuat. "Gempa cukup terasa di Tidore namun tidak ada kepanikan."
Kepala BMKG Kota Ternate, Suwardi mengatakan meski gempa terasa cukup kuat, namun tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau tidak panik dan selalu mengikuti informasi dan pemerintah.
"Kami berharap masyarakat tidak panik dan selalu mengikuti informasi dari sumber resmi dan Pemerintah," katanya.
Gempa terjadi akibat subduksi ganda dari lempeng laut Filipina di timur, dan Eurasia di barat pada lempeng Laut Maluku. Belum terdata ada kerusakan akibat gempa tersebut. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Halmahera Barat terus melakukan pemantauan. "Kami masih mendata jika ada kerusakan," kata Chalid Ismail, Sekretaris BPBD Halmahera Barat. (N-3)