Keramba tidak Boleh Ada di Jatigede

Sonny Budhi
05/3/2015 00:00
Keramba tidak Boleh Ada di Jatigede
()
PEMPROV Jawa Barat akan menebar satu juta ekor ikan tawar setiap tahun di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang. Program ini diharapkan bisa lebih memperkuat budi daya ikan tawar.

"Pemprov dan pemerintah pusat sudah berkomitmen akan melarang adanya keramba di Waduk Jatigede, sehingga airnya akan tetap bersih dan mengalir dengan baik. Karena itu, pengembangan budi daya air tawar akan dilakukan dengan cara perikanan air lepas," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Bandung, hari ini.

Dia berjanji akan menamam bibit ikan sebanyak-banyaknya di danau dan waduk di Jabar. Khusus di Jatigede setiap tahun akan ditebar 1 juta bibit ikan. Nanti, kata pria yang akrab disapa Aher ini, warga, khususnya yang berada di sekitar waduk, bebas mengambilnya dengan cara dipancing, dijaring, maupun dikecrik.

Dia menegaskan Jabar merupakan wilayah budi daya air tawar terbesar di dunia. Karena itu, warga harus memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin, untuk mendapat protein hewani yang baik. Waduk Jatigede mulai dibangun pada era 1990an. Juni 2015, waduk akan mulai digenangi air.

"Pembebasan lahan yang selama ini menghambat pengoperasian proyek Waduk Jatigede sudah terselesaikan. Ada 11.469 keluarga yang masih berada di lahan sekitar waduk dan sudah sepakat dengan besaran ganti rugi yang diberikan pemerintah," tandasnya. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya