SEBUAH sumur di Kampung Gunungceuri 3, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus didatangi ratusan warga, dua hari terakhir. Kebanyakan warga percaya air panas dari sumur itu bisa menyembuhkan banyak penyakit.
''Kami membawa air untuk merendam kaki. Banyak warga yang menderita sakit gatal-gatal, juga asam urat berharap bisa sembuh,'' kata Mamah, 54, warga.
Sumur yang mengeluarkan air panas itu kedalamannya mencapai 3 meter, dan ketinggian air 90 cm dari permukaan tanah. Sumur yang berada di lahan milik Endang, 62, itu tertutup beton berukuran 10X8 sentimeter, dan berada di gang kecil.
''Sumur ini sebelumnya mengeluarkan air biasa, tapi dua hari terakhir mendadak menghasilkan air panas. Banyak warga datang dan minta satu botol, satu ember, atau satu galon, untuk mengobati penyakit mereka,'' ungkap Endang.
Dinas kesehatan Kota Tasikmalaya sudah mendatangi lokasi dan membawa sampel air untuk diperiksa di laboratorium. Kapolsek Cihideung, Komisaris Gandi Jukardi mengatakan, air sumur itu mengandung belerang. ''Gas yang dikeluarkan tidak berbahaya, karena kami sudah mencoba memancingnya dengan korek api, dan tidak menyulut api. Soal bahaya atau bermanfaatnya air sumur, kami masih menunggu uji laboratorium.''
Karena itu, ia meminta warga bersabar menanti hasil uji laboratorium. "Kalau memang berbahaya, nanti kami akan mengambil tindakan yang diperlukan," lanjut Gandi. (N-3)