Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TITIK panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra mulai terpantau, Kamis (7/6). Dari penga-matan terakhir satelit terdeteksi ada 78 titik panas dengan jumlah terbanyak terdapat di Riau yakni sebanyak 23 titik.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Sukisno mengatakan, berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua pukul 06.00 WIB, kemarin, ditemukan sebanyak 78 titik panas indikator (karhutla) yang membara di Sumatra. Jumlah itu merupakan yang terbesar dalam sebulan terakhir. “Titik panas di Sumatra ditemukan sebanyak 78 titik, yang tersebar di 10 provinsi,” jelas Sukisno.
Dari 78 titik panas di Sumatra, jumlah terbesar ditemukan di Riau yakni 23 titik, kemudian Bengkulu 18 titik, disusul Sumatra Utara 14 titik, Aceh sebanyak 10, selanjutnya Jambi dan Sumatra Selatan masing-masing 4 titik panas, Sumatra Barat 2 titik panas, dan Lampung, Bangka Belitung, serta Kepulauan Riau masing-masing 1 titik panas.
Sebanyak 23 titik panas di Riau diketahui terpantau pada enam kabupaten dan kota. Jumlah terbanyak ditemukan di Siak 9 titik, Pelalawan 5 titik, Dumai dan Bengkalis masing-masing 3 titik, Rokan Hulu sebanyak 2 titik, dan Rokan Hilir sebanyak 1 titik.
Prediksi BMKG, sebagian wilayah di Sumatra akan memasuki musim kemarau. Saat ini suhu udara di Riau terpantau meningkat berkisar 22,5 hingga 34 derajat celsius. Potensi hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi pada sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Bengkalis.
Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla Riau Edwar Sanger mengatakan Riau kembali mendapat bantuan helikopter untuk pemadaman dengan skala besar jenis Sikorsky. Total helikopter yang beroperasi di Riau untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla berjumlah lima unit.(RK/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved