Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat mengerahkan 23.117 personel dalam mengamankan arus mudik dan balik pada Lebaran 2018.
"Kami mengerahkan ribuan kekuatan yang akan ditempatkan di kawasan jalur mudik dan titik rawan," ujar Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Supratman, saat menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Rabu (6/6).
Menurutnya, ribuan petugas yang disiagakan, belum ditambah dengan unsur satuan dari lembaga lain seperti TNI, Dishub, Pol PP, Basarnas, dan BPBD.
Menurut dia, seluruh personel akan bertugas untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran di seluruh wilayah di Jawa Barat.
"Anggota kita yang ada di lapangan tidak sendiri. Kemudian juga ada beberapa anggota kita yang bersenjata," kata dia.
Dalam upaya mengamankan musim mudik Lebaran, jajarannya juga telah menyiapkan 339 pos pengamanan dan 33 pos pelayanan. Beberapa pos yang dibangun tak hanya berfungsi sebagai tempat informasi semata, juga dijadikan rest area.
"Anggota pun mulai besok geser ke pos masing-masing," kata dia.
Tak hanya itu, skema rekayasa lalu lintas pun sudah dipetakan jika sewaktu-waktu terjadi kemacetan panjang, terutama di wilayah Jabar bagian selatan seperti Nagreg, Limbangan, dan Tanjakan Gentong.
"Bahkan sudah kita simulasikan seperti penanganan kalau macet kita lakukan one way, itu sudah kita lakukan di bagian selatan (Jabar)," kata dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan rumah yang akan ditinggal. Sebaiknya rumah dititipkan kepada tetangga agar lebih aman.
"Periksa arus listrik dan kompor, jangan sampai rumah ditinggalkan sementara kompor masih ada yang belum mati," kata dia.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang akan pergi mudik untuk berangsur-angsur segera pergi ke tempat tujuannya. Hal itu dikarenakan untuk menghindari kemacetan.
"Tahun ini agak lebih panjang dari 7 Juni sampai 24 Juni. Mudah-mudahan dengan waktu yang panjang ini masyarakat yang arus mudik
sudah mulai nyicil," kata dia. (Ant/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved