Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TERDUGA teroris berinisial MNZ yang ditangkap di Universitas Riau (Unri) terkait dengan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Hal itu didapati dari keterangan MNZ yang mengaku pernah mendapat pesanan bom rakitan dari pelaku penyerangan Markas Polda Riau.
Polisi saat ini masih mendalami koneksi antara MNZ dan dengan Mursalim alias Ical alias Pak Ngah, 42, terduga teroris yang memesan bom rakitan dan melakukan penyerangan terhadap Mapolda Riau.
“Itu yang sedang kita dalami. Tapi ada koneksi memang dari bukti-bukti yang kita miliki. Pak Ngah itu yang memesan bom (ke MNZ), jelas kelompok JAD," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, saat dihubungi, Selasa (5/6).
Ia menjelaskan, tim Densus 88 masih melakukan penyelidikan dengan membagi tim menjadi beberapa sub tim. Unit-unit itu bertugas melakukan penelusuran mulai dari barang bukti hingga siapa saja yang terkoneksi dengan MNZ.
Salah satunya, kata Setyo, polisi mendalami pertemuan yang dilakukan keduanya untuk mencari jaringan lain termasuk penyandang dananya.
"Pasti kami telusuri itu (penyandang dananya)," ujarnya
MNZ merupakan satu dari tiga orang yang diamankan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dalam penggerebekan di Universitas Riau. Dari penangkapan ketiganya, MNZ sudah berstatus tersangka, sedangkan dua rekannya RB alias D, 34, dan OS alias K, 32 masih berstatus saksi. Ketiganya merupakan alumni Unri. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved