Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV Jawa Barat mengambil alih rencana pembangunan light rapid transit (LRT) yang digagas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Kemarin, bersama Pemkot Bandung, Pemkot Cimahi, Pemkab Bandung, Pemkab Bandung Raya, dan Pemkab Sumedang, Pemprov Jabar, menandatangani kesepakatan bersama pembangunan LRT Bandung Raya.
Gubernur Ahmad Heryawan memimpin langsung kesepakatan bersama lima kepala daerah. “Kesepakatan ini dibuat karena pembangunan LRT melintasi lima daerah di Bandung Raya. Karena itu, Pemprov Jabar harus menjadi koordinator dalam perencanaan pembangunannya,” kata Aher.
Kerja sama, lanjutnya, dibangun sehingga saat ada pembicaraan dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi akan menjadi juru bicara. Karena proyek LRT menyangkut pembangunan antarkota dan kabupaten, pemprov perlu menyamakan visi, niat, dan perencanaan.
Ia menegaskan LRT bukan hanya rencana Pemkot Bandung, melainkan juga sudah ditarik menjadi kepentingan Bandung Raya. “Pembangunan LRT juga akan terintegrasi dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.”
LRT Bandung digagas Ridwan Kamil untuk memecahkan kemacetan lalu lintas di wilayahnya. Emil sudah menyiapkan proyek LRT Bandung yang dimulai di titik koridor III sepanjang 8,5 kilometer yang akan melintasi Stasiun Hall, Pasar Baru, Alun-alun, ITC/Abdul Muis, Pasar Ancol/Unla, Buah Batu, Palasari, Papandayan, Pasar Kosambi, Veteran, dan Viaduct.
Untuk koridor III dibutuhkan investasi Rp1,4 triliun. Pekerjaan dilakukan PT PP Infrastruktur, tanpa APBN maupun APBD. “Proyek dikerjakan para insinyur lokal asal Bandung dengan tingkat komponen dalam negeri mencapai 98%,” tutur Emil. (EM/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved