Bahasa Daerah di Kaltim Terancam Punah

(SY/N-2)
06/6/2018 02:15
Bahasa Daerah di Kaltim Terancam Punah
(MI/MI/IMMANUEL ANTONIUS)

BADAN Penelitian dan Pembangunan Daerah Kalimantan Timur mendapati bahasa daerah sudah semakin jarang digunakan dalam pergaulan sehari-hari. Mereka mengkhawatirkan sejumlah bahasa daerah di provinsi ini akan punah.

“Penelitian kami lakukan di Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Paser, Kutai Timur, dan Berau. Hasilnya, bahasa daerah di daerah ini masuk kategori kritis karena penuturnya sudah kurang dari 200 ribu orang,” tutur Kepala Badan, Eddy Kuswadi, di Balikpapan, Selasa (5/6).

Ia mengatakan di sejumlah daerah ini memiliki dua bahasa daerah, yakni Dayak Benuaq dan Paser. Kedua bahasa sudah tidak digunakan anak-anak muda lagi, dan penuturnya terbatas pada orang tua.

Atas kondisi itu, lanjut Eddy, ia mendorong dinas pendidikan dan kebudayaan di provinsi dan kabupaten bersama Balai Bahasa Kaltim menggelar program pemasyarakatan kembali bahasa daerah. “Bisa dimasukkan dalam mata pelajaran muatan lokal di dalam kurikulum sekolah.” (SY/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya