Sulitnya Premium di Lintas Timur Sumatera

Yanurisa Ananta
31/5/2018 16:01
Sulitnya Premium di Lintas Timur Sumatera
(MI/Susanto)

Mustafid sudah mulai jemu menunggu giliran mobilnya terisi bahan bakar. Teriknya matahari pagi membuatnya mulai berkeringat, terlebih ia juga tengah berpuasa. Tapi, Mustafid tidak sendiri, puluhan kendaraan lain mengantre di SPBU, Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (29/5).

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, antrean kendaraan baik mobil dan motor hampir mencapai pintu keluar SPBU. Antrean kendaraan itu terdiri atas dua jalur. Puluhan motor dan belasan mobil menunggu giliran pengisian bahan bakar khusus premium. Saking lamanya mengantre, para pemilik kendaraan meninggalkan kendaraan mereka hingga sampai giliran tiba.

Mustafid menduga ada 'permainan' di balik sulitnya bahan bakar premium. Menurutnya, bahan bakar premium yang datang dari pusat pada malam hari tidak mungkin habis dalam waktu sekejap.

"Sudah setiap hari kami antre di sini. Kami antre jam 7.00 pagi saja jam 11.00 sudah habis. Kemana itu bahan bakar yang datang di malam hari?" tutur Mustafid.

Mustafid menyebut, kondisi ini juga terjadi hampir di seluruh SPBU di Kawasan Menggala. Bahkan, di SPBU lainnya tak jauh dari SPBU Menggala, bahan bakar premium ludes pukul 07.00 pagi.

"Ya begini nasib kami. Premium itu murah hanya Rp6450 makanya kami pilih itu. Tapi kalau begin terus mending ditiadakan saja premium sama sekali," imbuh Adhi salahsatu warga yang mengantre.

SPBU Menggala berada di Jalan Lintas Sumatera sisi Timur. Letaknya 25 km dari SPBU sebelumnya di Gunung Batin. Dibutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai Menggala dari Gunung Batin bila tidak ada macet.

Salah seorang pegawai SPBU Menggala menampik bila dikatakan ada permainan di balik minimnya pasokan BBM Premium. Semua ini dikarenakan supply premium hanya 8000 liter per hari.

"Memang hampir seluruh SPBU di Lampung seperti itu. Setiap harinya hanya ada 8000 liter premium dalam sehari," tuturnya ketika ditemui di SPBU Menggala.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga saat ini belum ada kepastian apakah akan ada penambahan BBM premium nantinya. Tahun lalu, lanjut Arif, Pertamina menambahkan pasokan menjadi 16.000 liter per hari.

Sejak pasokan BBM Premium datang pada malam hari, sejumlah warga dan pemilik kendaraan sudah mengantre. Al hasil, di pagi hari warga sudah kehabisa .

"SPBU di sini rata-rata memang antre, khusus di Tulang Bawang, di Mesuji ngantre. Ada yang jam 10 malam atau jam 11 malam sudah habis," tuturnya.

16.000 liter yang dipasok tahun lalu itu dilakukan dua minggu sekali. Sehingga, para pemudik yang melintasi Jalur Timur Lintas Sumatera bisa sekaligus mengisi BBM mereka. Sayangnya, di Menggala sendiri para pemilik kendaraan mewah sekelas Fortuner juga mengisi BBM Premium.

"Fortuner saja ngisi. Kelas elite di sini pun isinya premium." tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya