Pembangunan KEK Sesuai Rencana

(HK/RO/N-2)
31/5/2018 02:15
Pembangunan KEK Sesuai Rencana
(Ist)

NURDIN Basirun tidak mau hanya menerima laporan asal bapak senang (ABS) dari anak buahnya. Senin (28/5), Gubernur Kepulauan Riau itu mendadak mendatangi Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, di Kijang, Kabupaten Bintan.

Gubernur ditemui Santoni, Direktur PT Bintan Alumina Indonesia, perusahaan yang tengah membangun kawasan itu. “Saya ingin memastikan bahwa program strategis yang sudah mendapat restu Presiden Joko Widodo ini berjalan sesuai rencana. Saya pastikan Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang sudah berjalan sesuai tahapannya,” tegas Nurdin.

Ia menambahkan, kedatangannya untuk menepis anggapan bahwa pelaksanaan pembangunan KEK belum berjalan. “Ternyata penilaian itu tidak benar.”

Nurdin berharap dukungan berbagai pihak untuk membuat perekonomian Kepulauan Riau semakin meningkat. Keberadaan KEK Galang Batam ini diharapkan memacu masuknya investasi yang semakin gencar.

Saat menerima Gubernur Nurdin, Direktur PT Bintan Alumina, Santoni, mengaku sudah ada tiga investor Yang memastikan masuk ke ka­wasan ini. Mereka akan membangun berbagai fasilitas.

Salah satunya, kata Santoni ialah pembangunan smelter. Komponen yang dibutuhkan untuk itu sudah masuk ke lokasi.

“Beberapa pabrik sedang di­bangun dan dalam proses pengerjaan. Pekerjaan sudah mulai berjalan karena peraturan pemerintah tentang Kawasan Ekonomi Khusus sudah diterbitkan,” jelasnya.

PT Bintan juga sudah bergerak. Sejumlah komponen yang harus diimpor sudah didatangkan dari luar negeri. Perusahaan menggunakan bahan impor karena belum di­produksi di dalam negeri.

Pada kesempatan itu, Gubernur Nurdin juga melihat langsung proses bongkar beberapa bahan yang mulai masuk ke kawasan ini. Dia tampak tersenyum lebar melihat ketekunan para pekerja di lokasi itu.

Nurdin berjanji akan terus mencari terobosan untuk memperbanyak masuknya investasi ke daerahnya. KEK merupakan salah satu upaya untuk menarik ivestasi sehingga bisa memicu pertumbuhan ekonomi daerah. “Dengan terwujudnya KEK, saya yakin banyak investor dari luar negeri akan tertarik menanamkan modalnya ke Kepri. Dengan cara itu, lapangan kerja akan semakin terbuka,” tandasnya.

Kepada Santoni, ia meminta untuk lebih mengutamakan anak-anak daerah dalam mengisi peluang kerja yang ada. “Saya ingin putra-putri Kepri ikut berpartipiasi dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah ini.”
Santoni pun berjanji akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah. Pengerjaan proyek KEK akan menyerap ribuan tenaga kerja. (HK/RO/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya